8 Pejabat TNI AU Naik Pangkat

Senin, 3 Juni 2013 — 15:09 WIB
kasau-sub

JAKARTA (Pos Kota) – Berdasarkan Salinan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 23/TNI/Tahun 2013, Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau)  menerima Laporan Kenaikan Pangkat delapan Pejabat TNI Angkatan Udara di Mabesau Cilangkap, Senin (3/6).

Pejabat TNI Angkatan Udara yang melaporkan kenaikan pangkat  yaitu Marsdya TNI Ismono Wijayanto (Dansesko TNI), Marsda TNI Suparman, S.T.,M.M. (Staf Ahli Bidang Ketahanan Nasional Kemenko Polhukam), Marsda TNI Herry Wibowo Eslah (Asisten Personel Kasau), Marsda TNI D.F.O. Tambunan (Staf Ahli Bidang Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup Kemenko Polhukam).

Selain itu juga Marsda TNI Zulhasymi, S.Sos (Asisten Pengamanan Kasau), Marsma TNI Suyadi Bambang Supriyadi (Kadispenau), Marsma TNI Drs. Deddy, M.P.H., M.Psi. (Pati Sahli Kasau Bidang Sumdanas), dan Marsma TNI Sri Pulung D., S.E. (Danlanud Halim Perdanakusuma).

Pada kesempatan tersebut  Kasau memberikan ucapan selamat kepada delapan Pati yang mendapat kenaikan pangkat. Sebelumnya para pejabat TNI AU bersama para pejabat TNI AD dan TNI AU yang naik pangkat melaporkan kepada Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, S.E. di Mabes TNI Cilangkap.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara
SB. Supriyadi
Marsekal Pertama TNI

Teks Gbr: Kasau Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia saat memberikan ucapan selamat kepada delapan Pejabat TNI AU yang mendapat kekenaikan pangkat. (dispenau).

Terbaru
Terpopuler
Sabtu, 4 Juli 2015 — 21:54 WIB
Raket
Sabtu, 4 Juli 2015 — 21:44 WIB
Jabar
Sabtu, 4 Juli 2015 — 21:27 WIB
Dustin Brown Akui Keunggulan Troicki
Si Penakluk Nadal Itu Terlalu Cepat Tersingkir
Raket
Sabtu, 4 Juli 2015 — 21:18 WIB
Jakarta
Sabtu, 4 Juli 2015 — 21:15 WIB
Raket
Sabtu, 4 Juli 2015 — 20:30 WIB
Terpilih Jadi Calon Pimpinan KPK
Johan Budi Siap Bersaing Dengan Jimly Asshiddiqie
Yudikatif
Sabtu, 4 Juli 2015 — 20:24 WIB
Korupsi
Sabtu, 4 Juli 2015 — 20:06 WIB
Uncategorized
Sabtu, 4 Juli 2015 — 19:47 WIB
Saat Bertemu Polisi dan Komisoner KPAI
Dituduh Aniaya Anak, Wanita Itu Menangis Mengaku Rindu
Pembunuhan dan Penganiayaan
Sabtu, 4 Juli 2015 — 19:21 WIB
Hankam