Thursday, 19 September 2019

Penumpang Berharap Mogok Sopir Bus di Baranangsiang Jangan Berlanjut Sampai Besok

Rabu, 5 Juni 2013 — 9:06 WIB
lantarte56

BOGOR (Pos Kota) – Ribuan penumpang yang hendak menuju Terminal Bus Baranangsiang di Kecamatan Bogor Timur Kota Bogor untuk berangkat kerja mengaku kaget dan kesal lantaran sopir bus tidak bersedia mengangkut mereka, karena sedang melakukan aksi protes atas kebijakan Pemkot Bogor yang memindahkan pemberhentian bus ke Bubulak dan Wangun.

Ny Erni 45, menuturkan, jasa transportasi bus merupakan angkutan yang setiap hari ia gunakan untuk menuju tempat kerjanya di Jakarta.”Saya memutuskan untuk pulang aja. Dipaksain berangkat juga sudah terlambat. Tadi saya sudah telepon ke kantor kasih alasan tidak masuk karena sopir demo,”katanya pasrah.

Ia berharap, aksi demo sopir ini tidak berlanjut ke hari berikutnya. Pasalnya, ribuan penumpang akan semakin ditelantarkan, jika mogok masih berlangsung.Wanita yang bekerja di salah satu asuransi ternama ini meminta, agar pintu dialog dibuka pemerintah daerah. Hal ini guna mencari solusi terbaik.

“Jangan masyarakat dikorbankan terus setiap kali ada kebijakan. Musyawarah lebih baik. Karena dengan musyawarah, program Pemkot Bogor jalan, masyarakat tidak ditelantarkan dan sopir bus tidak merugi,”ujarnya.

Hingga saat ini, aksi mogok sopir masih berlangsung. Negoisasi pemerintah yang diwakili Suharto, Kepala DLLAJR Kota Bogor, Kapolres Bogor Kota, AKBP Bahtiar Ujang Purnama dan perwakilan sopir, masih berlangsung a lot. (Yopi)

Teks : Penumpang yang terlantar di Terminal Baranangsiang