Kamis, 6 Juni 2013 17:56:27 WIB

Buku Kurikulum 2013 Dicetak Setiap Tahun

Book Printing-n
JAKARTA (Pos Kota) – Pemerintah akan mencetak buku teks pelajaran kurikulum 2013 setiap tahun. Sebab buku teks pelajaran khususnya untuk jenjang sekolah dasar (SD) berlaku sekali pakai.
“Jadi  pencetakan buku teks pelajaran ini akan dilakukan setiap tahun,” kata Kepala Pusat Kurikulum dan Perbukuan Badan Penelitian dan Pengembangan Kemdikbud Ramon Mohandas kemarin.
 Menurut Ramon pemerintah akan mencetak buku dan dibagikan kepada sebanyak jumlah peserta didik dan diberikan secara gratis. “Orang tua tidak akan dibebani. Dicetak gratis,” lanjutnya.
Untuk jenjang SD  kelas 1 disiapkan sebanyak 10 buku yang digunakan selama dua semester.
Dengan rincian 8 buku tema dan dua buku agama.
Saat ini pemerintah melalui Kemendikbud sudah mencetak 5 buku untuk semester 1, dimana 4 buku tema dan 1 buku agama. Buku-buku tersebut diberikan kepada siswa dan bisa dicorat-coret.
Adapun buku untuk jenjang SMP/MTs meliputi agama, PKN, bahasa Indonesia, matematika, IPA, IPS, seni budaya, prakarya, bahasa Inggris, serta pendidikan jasmani, olah raga, dan kesehatan. Sementara untuk jenjang SMA/MA ada sembilan mata pelajaran yang wajib, tetapi yang dicetak baru tiga mata pelajaran yaitu sejarah, bahasa Indonesia, dan matematika.
Sementara itu Wakil Mendikbud Musliar Kasim menyebutkan, sasaran implementasi Kurikulum 2013 pada tahap awal akan diberlakukan pada 6.325 sekolah untuk jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK di 295 kabupaten/kota di 33 provinsi.
Rinciannya untuk SD diterapkan di 2.598 sekolah kelas 1 dan 4, sedang pada jenjang SMP sebanyak 1.436 sekolah untuk kelas 7. Sementara untuk SMA sebanyak 1.270 sekolah dan SMK pada 1.021 sekolah untuk kelas 10. Jumlah anggaran implementasi Kurikulum 2013 sebanyak Rp 829 miliar.

Adapun kriteria sekolah sasaran, kata dia, adalah kesiapan sekolah, yang ditandai dengan akreditasinya dan sekolah eks RSBI (Rintisan Sekolah Berstandar Internasional). “Diutamakan sekolah akreditasi A, tetapi untuk menjangkau dan proporsional diambil akreditasi B,” pungkasnya. (inung/d)

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.