Tuesday, 25 September 2018

Ngeper Mau Dibedil

Bandit Perempatan Cempaka Putih Sujud di Kaki Polisi

Sabtu, 8 Juni 2013 — 14:51 WIB
cempa86

CEMPAKA PUTIH (Pos Kota)- Tujuh bandit berlagak pengamen merampok perhiasan wanita dari dalam mobil di perempatan Coca Colla Jalan Letjen Suprapto,Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Sabtu (8/6) dinihari. Kalung emas 20 gram raib dibawa, satu pelaku ditangkap polisi.

Tersangka Ah,28, mengaku ‘kelompok Tanjung Priok’, bersujud ketakutan karena polisi sempat melepaskan tembakan peringatan ke udara. Kini bandit jalanan itu diseret ke kantor polisi sedang enam pelaku lainnya masih diburu petugas.

Kanit Reskrim Polsek Cempaka Putih AKP Supriyadi,SH, menuturkan sekitar pukul 00:30, melintas mobil Kijang abu-abu yang dikemudian Supriyanto alias Arif, dari arah Cawang menuju Jalan Suprapto, sedang dua wanita majikan duduk di belakang dan samping pengemudi.

Persis mendekati lampu merah Coca Colla, ada tujuh bandit jalanan menghalang-halangi laju kendaraan dan dua berada di samping dan lainnya di depan dan belakang, hingga pengemudi dan majikan Ny Neng, mjikan emosi dan membuka kaca mobil.

Disaat wanita itu membuka kaca, pelaku merampas kalung emas yang terlilit di leher, dan spontan wanita itu berteriak rampok…rampok hingga mengundang perhatian massa dan polisi yang sudah diploting sejak awal.

Mendengar teriakan itu, petugas pimpinan Kanit Reskrim Supriyadi, menguber tujuh bajingan yang kabur kearah Pendongkelan sambil melepaskan tembakan . Takut ditembak satu pelaku bersujud di kaki polisi.

Sementara enam pelaku lainnya tetap kabur ke pemukiman hingga lolos dari sergapan polisi.
“Tujuh kawanan pelaku itu kemungkinan punya jaringan, karena mereka beraksi disaat jalanan sepi dan mereka juga selalu gonta-ganti pasanga hingga menyulitkan petugas untuk membekuk,”tegas Kapolsek Cempaka Putih Kompol Fitria Mega, yang baru seharian menjabat.(Silaen)

Teks : Tersangka AH, (sebelah kiri) salah satu pelaku perampok di perempatan Cempaka Putih yang ditangkap polisi.(Silaen)