Kapolda Jabar Dicopot, Apa Sebab?

Minggu, 9 Juni 2013
anis96

BANDUNG (Pos Kota)- Telegram Kapolri yang mencopot Kapolda Jabar Irjen Pol Tb Anis Angkawijaya, membuat kaget anggota polisi di jajaran Polda Jabar. Mereka mengaku tak percaya kapolda yang ‘Nyunda’ dan doyan humor sudah bersiap hijrah ke Mabes Polri untuk menduduki jabatan baru. Tujuh bulan usia jabatan nampaknya belum cukup untuk Anis berkarya. Bahkan pria asli Banten ini seolah nanggung menorehkan kenangan indah di Mapolda berlambang Lodaya.

Dilain pihak, hengkangnya Anis membuat sorak sorai kaum penjudi. Judi togel yang kini mulai membumi kembali di wilayah Jawa Barat disikat tanpa ampun oleh perintah Kapolda Anis.

Bisaya dibayangkan dalam tempo dua pekan 112 penjudi dikerangkeng. Semua kapolres di jajaran Polda Jabar diperintahkan menandatangani perjanjian untuk menyikat judi di wilayah kerjanya. Lantas persoalan apa yang menjerat umur pendek Kapoplda Jabar?

Beberapa pejabat di Polda menduga pelantun lagu Sunda ‘Manuk Dadali’ ini terpaksa dicopot terkait kasus Susno Duaji. Susno yang sempat gagal dieksekusi di rumahnya di Dago, karena dilindungi Kapolda Jabar. “ Semenjak Susno gagal dieksekusi serangan terhadap Kapolda terus mengalir. Semenjak kasus Susno, gelombang desakan agar Kapolda Tb Anis dicopot terus mengalir.

TB Anis Angkawilaya, merupakan sosok yang bicara apa adanya. Anggota yang salah dikatakan salah dan tak ada permasalahan yang disembunyikanm selama tujuh tahun memimpin di Polda Jabar. Menjalin polisi cinta masyarakat senantiasa digalang selama tujuh blulan. Melalui program Goes Sepeda, masyarakat dan polri senantiasa berbaur menjalin kemitraan yang harmonis.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul tak menampik jika Kapolda dalam usia tujuh bulan menorehkan beberpa prestasi dan membawa perubahan yang luar biasa.Selain berhasil mensukseskan pengamanan Pilgub Jabar, juga berhasil melebarkan sayap dalam program polisi Sahabat Rakyat. “ Kesan seram terhadap polisi kini mulai bergeser menjadi polisi berkesan ramah,“ ungkap Martinus.

Meski memegang tongkat komando Lodaya 1 hanya tujuh bulan, kesantunan Kapolda ini tak bisa dilupakan. Jenderal bintang dua, sudah habis masa jabatanya dan akan segera dianjutkan jenderal bintang dua Suhardi Aliyus yang sebelumnya menjabat sebagai Kadiv Humas Mabes Polri. Berbekal Surat Telegram Mabes Polri bernomor ST/1194/VI/2013 tanggal 8 Juni 2013.‬ Suhardi kini harus bersiap menduduki kursi Lodaya 1.

Memang digesernya Anis Angka Wijaya kini membuat teka teki anggota polisi Polda Jabar. Apakah ke Jakarta dipersiapkan untuk dicalonkan sebagai Kapolri atau dipetieskan untuk menebus kesalahannya akibat terbelit kasus Susno Duaji?(Dono Darsono)

Irjen Pol Tb Anis Angkawijaya,

Tentang Kami

Poskota

Poskota, Poskotanews, Poskota Online adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT. Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.