Thursday, 23 May 2019

Jelang Puasa Harga Sembako Semakin Mahal

Senin, 10 Juni 2013 — 18:50 WIB
sembako1

GROGOL (Pos Kota) – Bulan puasa masih sebulan lagi, namun harga sejumlah kebutuhan pokok atau sembako sudah mulai meroket di beberapa pasar tradisional. Hal itu pun, membuat pusing para pedagang dan juga pembeli yang mayotisnya merupakan para ibu rumah tangga.

“Puasanya belum, tapi barang-barang kebutuhan dapur sudah naik duluan. Bagaimana nggak pusing,” keluh Ny.Acih, 41, salah seorang warga Tanjung Duren Timur, Jakarta Barat, Senin (10/8).

Memang sudah tidah heran harga sembako naik disaat menjelang puasa, namun ibu rumah tangga tersebut mengaku sangatlah keberatan. “Kalau bisa kan harganya turun, karena semua kebutuhan lainnya juga pasti ikut naik kalau seperti ini,” terangnya.

Pantauan Pos Kota seperti di Pasar Kopro Tanjung Duren, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, kenaikan harga sembako terjadi pada beberapa barang antara lain, telor ayam negeri yang harga semula Rp17 ribu/Kg menjadi Rp18 ribu/Kg.

Harga beras jenis IR sekarung ukuran 50 Kg dari Rp245 ribu menjadi Rp265 ribu, daging ayam boiller dari Rp26 ribu/Kg naik menjadi Rp28 ribu/Kg. Tidak hanya itu, beberapa sayuran seperti cabai merah pun mengalami kenaikan menjadi Rp40 ribu dari Rp30 ribu.

Hasan, 48, salah seorang pedagang mengaku kenaikan seperti tersebut biasanya akan terus berlangsung hingga lebaran. “Kalau pedagang sih berharap sama dengan pembeli agar harga turun atau stabil hingga lebaran, karena tidak sedikit juga para pembeli yang mengeluh,” jelasnya. (deny)

Teks :Hasan, salah seorang pedagang sembako di Pasar Kopro Tanjung Duren, Jakarta Barat, yang mengeluhkan naiknya sejumlah harga sembako jelang bulan puasa.