Saturday, 17 November 2018

Kasus Mafia Tanah

Massa Washliyah Demo Kejati dan Pengadilan Tinggi Sumut di Medan

Senin, 10 Juni 2013 — 11:43 WIB
logo-sub

MEDAN (Pos Kota) – Massa Aljam`iyatul Washliyah (Al Washliyah) akan demo ke kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan Pengadilan Tinggi Sumatera Utara (Sumut) hari ini, Senin (10/6/2013) di Medan. Ormas Islam terbesar di Sumut itu akan meminta Kejati untuk memeroses kasus mafia tanah yang terjadi pada tanah eks HGU PTPN II di Deliserdang, Sumut.

Perlu diketahui, di dalam tanah eks HGU PTPN II seluas 106 hektar yang kini dikuasai mafia tanah berinisial TS ada tanah milik Al Washliyah seluas 32 hektar. Karenanya para pengurus organisasi ini meminta agar asetnya bisa kembali kepangkuan Ormas Islam yang lahir 82 tahun lalu di Medan.

Dalam aksi ini, Al Washliyah akan menurunkan massa sekitar 500 orang. Demikian disampaikan Ketua PB Al Washliyah Ismail Effendy saat dihubungi di Medan. Menurutnya PB Al Washliyah telah melaporkan masalah mafia tanah ini ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta.

Meski sudah melaporkan masalah tersebut, Al Washliyah tetap akan melakukan demonstrasi ke Kejati Sumut. Hal ini agar penegak hukum tidak mendiamkan kasus tersebut.

Penanggung jawab demonstrasi Al Washliyah ke Kejati, Haris Sambas mengungkapkan massa aksi akan datang dari unsur organisasi bagian Al Washliyah. “Massa terdiri dari Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH), Gerakan Pemuda Al Washliyah (GPA), Muslimat Al Washliyah dan Ikatan Pelajar Al Washliyah (IPA),” kata Haris di Medan.

Tidak hanya unsur organisasi bagian saja yang ikut aksi. Ditambahkan Haris, Al Washliyah juga mengerahkan mahasiswa dari dua kampus besar yaitu Universitas Al Washliyah (Univa) dan Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al Washliyah.

Haris menjelaskan, aksi massa kali ini dimulai dengan berkumpul di halaman Univa Medan, lalu massa dibagi ke dalam dua kelompok. Kelompok pertama akan menuju ke Kejati dan Pengadilan Tinggi Sumut. Setelah dari sana mereka akan menuju ke kantor Tamin Sukardi.

“Kelompok kedua langsung menuju ke kantor Tamin Sukardi di jalan Thamrin. Nanti kelompok satu akan bergabung dengan kelompok dua di kantor Tamin,” papar Haris.

Nampaknya massa Al Washliyah akan dipusatkan di kantor Tamin Sukardi di jalan Thamrin, Medan. Dan diperkirakan aksi warga Al Washliyah ini akan berakhir pukul 14.00. (rilis/syamsir)