Saturday, 25 May 2019

Dikhawatirkan Terjadi Bencana

Tambang Liar Sirtu Marak di Tenjo

Senin, 10 Juni 2013 — 15:59 WIB
sirtu

BOGOR (Pos Kota) – Eksploitasi pasir dan batu (sirtu) hampir setiap hari dilakukan sejumlah penambang liar di Sungai Cinangneng, Desa Gunung Mulya, Kecamatan Tenjo. Dikhwatirkan sirtu yang dikeruk terus menerus akan menyebabkan kekeringan pada musim kemarau dan longsor pada musim hujan.

Sejumlah warga mengaku khawatir dampak dari penggalian sirtu sewaku-waktu dapat menyebabkan bencana alam. Namun, mereka butuh biaya hidup buat keluaragnya setelah musim tanam padi selesai. “Selain petani, kami tak punya keahlian lain selain menggali sirtu. Upahnya lumayan. Untuka pasir Rp 80 ribu per truk engkel, sedangkan batu kali Rp Rp 100 ribu per truk enggkel” kata Subadri, warga setempat, Senin.

Menurutnya, penggalian sirtu mulai marak di sepanjang aliran sungai ini sejak 2007 lalu. Sejak dua tahun terakhir aktivitas pengerukan semakin marak. ”Sering petugas Satpol PP melarang kami, tapi besok atau lusa kita lakukan penggerukan lagi,”katanya.

HARUS DIKONTROL

Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Bogor Permadi mendesak Satpol PP dan pihak kecamatan terus menerus melakukan kontrol di sepanjang sungai ini. “Kami juga akan sidak ke lokasi ini. Sebab jika dibiarkan terus menerus dipastikan bencana tinggal tunggu waktu,”katanya.

Menurutnya, pemkab dinilai lemah dalam pengawasan dan kurang tegas dalam menegakkan Perda Ketertiban Umum No.8 Tahun 2006 yang mengatur seluruh tempat usaha dan kegiatan masyarakat harus ada izin. “Satpol PP dan Dinas Energi Sumber Daya Mineral (DESDM) Kabupaten Bogor serta kecamatan sebagai pihak yang harus bertanggung jawab,” tambahnya.

Camat Tenjo Baehaki mengatakan, terbatasnya personil menbuat pihaknya tak bisamelakuka pengawasan kontrol setipa saat. “Di lokasi penambangan liar itu sering kami hentikan termasuk menyegel truk dan peralatan penggalian. Namun seminggu kemudian kembali dilakukan aktivitas penggalian,” katanya.

Dia juga sudah berulangkali mengadukan aktivitas galian liar ke Satpol PP dan DESDM, tapi tak ada tanggapan.”Jangan menyalahkan kecamatan saja,” pintanya. (iwan)

sirtuTeks; Aktivitas pengerukan liar sirtu di Sungai Cinangneng dikhwatrikan akan menyebabkan bencana.(iwan)