Senin, 05 Desember 2016

Rektor Nikah Siri, Mahasiswa IPDN Gempar

Rabu, 12 Juni 2013 — 17:20 WIB
IPDN-2010

BANDUNG (Pos Kota) – Puluhan praja IPDN terkejut setelah mengetahui beredarnya kabar nikah sirii Rektor IPDN Nyoman Sumaryadi, dengan Susi Sosilawati  di Youtobe.

Bahkan mereka mengaku percaya dan tidak percaya atas kasus tersebut.“Kami bingung atas kasus tersebut. Itu ‘kan privasi seseorang,“ kata seorang praja yang enggan disebitkan jati dirinya, Rabu.

Meski begitu, dia berharap kasus tudingan nikah siri Rektor dengan Susi yang sudah dikaruniani seorang anak laki laki Dimas Sumaryadi  segera usai supaya tidak ada yang dirugikan.  “Mudah mudahan kasus ini segera tuntas supaya tak menjadi bulan buanan media,“ ujarnya.

Semenjak tersiarnya kasus nikah siri dengan Susi Sosilawati, Relktor IPDN Nyoman Sumaryadi sulit ditemui di kampus tersebut.

Dengam berbagai dalih staf pribadi Rektor mengaku Nyoman sedang sakit. Bahkan, Rabu, (12/6) wartawan masih terus melakukan pemburuan terhadap isu nikah siri Rektor yang konon anak hasil pernikahan tersebut tak diakui Retor sebagai anaknya.

Rektor IPDN kembali gagal dihubungi wartawan. Dia sedang berada di Jakarta sedang mengikuti kunjungan Kementerian Dalam Negeri ke Komisi II DPR RI. “Pak Rektor sedang di Jakarta,“ kata Kabag Humas dan Protokoler IPDN Ujud Rusdia, kepada wartawan, Rabu.

Nikah siri antara Rektor IPDN dengan Susi asal Bogor, nampak sulit dibantah. Pasalnya Susi yang sempat mengunggah kasus tersebut di Youtube dengan judul IPDN Dimas I Putu Sumaryadi,  anak yang tidak diakui, mengakui atas pernikahan sirinya.

Pasca beredarnya berita tersebut dia beberapa kali mendapat telepon dan mengaku suruhan Rektor.

“Kami disuruh ke Jatinangor untuk melakukan pembicaraan dan erat kaitanya dengan solusi Dimas. Penelepon itu menjanjikan tawaran perihal auransi Dimas senilai Rp 1 -2 miliar,“ kata Susi menirukan pria penelepon di salah satu kantor media di Bandung, Rabu sore.

Menanggapi persoalan itu, Rektor, IPDN  kepada wartawan sempat menangkis tudingan tersebut. “Di zaman reformasi orang bisa bicara apa saja. Saya tidak merasa mencampakan anaknya dari perempuan bernama Susi,“katanya.

Rektor sendiri mengaku malas menanggapi isu isu yang tidak benar, katanya.(Dono/d)

Terbaru

Sejumlah rombongan dari organisasi kesehatan dunia seperti GAVI, WHO dan Unicef bersama Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany usai melihat pelayanan kesehatan ibu dan anak di Puskesmas Perigi, Pondok Aren. (anton)
Senin, 5/12/2016 — 11:09 WIB
Tim WHO dan GAVI Tinjau Puskesmas Perigi Tangsel
Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany bersama Ketua DPRD setempat u M. Romlie dan wakil ketua DPRD setempat usai pengesahan Raperda APBD tahun 2017. (anton)
Senin, 5/12/2016 — 11:04 WIB
Disahkan DPRD
APBD Tangsel Tahun 2017 Rp 3,2 Triliun
2NE1. (ist)
Senin, 5/12/2016 — 11:03 WIB
Mantan Personel 2NE1 Coba Move On
Wakil Presiden Filipina, Leni Robredo. (reuters))
Senin, 5/12/2016 — 11:00 WIB
Wakil Presiden Filipina Lepas Satu Jabatan
Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Rumah Lembang.(ikbal)
Senin, 5/12/2016 — 10:46 WIB
Ahok Sebut Pejabat Terkutuk Jika Langgar Sumpah