Thursday, 14 December 2017

Dua HP BlackBarry Raib

Nyaris Diculik Siswi SMP Trauma

Kamis, 13 Juni 2013 — 17:48 WIB
File picture shows RIM President and CEO Heins introducing a new RIM Blackberry 10 device during its launch in New York

DEPOK (Pos Kota) – Dua siswi SMP menjadi korban penipuan dan nyaris diculik usai pulang sekolah, di Depok.

Peristiwa itu berawal ketika Putri, 12, dan Aquila,12, baru pulang dari sekolah naik angkot 04 jurusan Depok Timur – Terminal, turun di depan Perumahan Pondok Sukmajaya.

Saat Putri dan Aquila berJalan kaki Ada seorang pria paruh baya bertubuh tambun dengan membawa sepeda motor berhenti di depan korban meminta pinjam telepon genggam milik Aquila dengan alasan untuk menghitung jumlah makanan yang akan dibelinya.

“Setelah pelaku mengambil telepon genggam milik Aquila. Putri diminta pelaku untuk ikut untuk membantu membawa makanan yang akan diambilnya di suatu tempat. Katanya, makanan itu nanti akan diserahkan ke SDN 05 Sukmajaya,”ujar Triana,42, ibu orang tua dari Putri kepada Pos Kota saat ditemui di rumahnya di Perum Andhika Graha Citra Blok B02, RT 5/1, SukmaJaya Kota Depok, Kamis (13/6) sore.

Setelah itu, Putri dibonceng dengan sepeda motor jenis bebek warna abu-abu diajak jalan selama 1 jam. Sampai akhirnya pelaku menurunkan korban seorang diri depan depan Masjid Baitulrahman Jalan Tole Iskandar yang berjarak sekitar 300 meter dari tempat pertama kali dibawa pelaku.

“Biasanya anak saya itu cuek terhadap orang yang tidak dikenal. Mungkin putrinya saat itu merasa iba untuk memberi bantuan sehingga mau ikut,”kata Triana.

Triana mengatakan putrinya sekarang trauma setelah apa yang dialaminya. “Setiap hari putrinya selalu jalan bareng berdua bersama temannya Aquila ke sekolah,”tuturnya.

“Saat ini anak saya lagi berdiam diri di dalam kamar dan tidak mau ditemui oleh siapapun dulu. Lagi syok berat,”katanya.

Selain itu, pelaku juga telah berhasil mengambil dua buah telepon genggam BlackBarry milik anaknya dan temannya.”Peristiwa ini belum kita laporkan ke pihak kepolisian. Masih menunggu keadaan fsikologis anaknya membaik dulu,” demikian.(Angga)