Monday, 19 August 2019

Antrean Truk di Merak Mungkin Baru Terurai Minggu

Jumat, 14 Juni 2013 — 7:40 WIB
guming146

MERAK (Pos Kota) – Meski telah mengerahkan KMP Port Link, PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberang (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Merak nampaknya belum mampu mengatasi antrian kendaraan truk. Hingga Kamis (14/6) siang, antrian kendaraan angkutan logistik yang akan menyeberang ke Pelabuhan Bakauheuni, Lampung ini nampak masih mengular diluar areal dermaga Pelabuhan Merak sepanjang lebih dari 2 km.

Kemacetan yang terjadi sejak 2 hari ini, diperkirakan baru akan terurai pada Minggu (16/6), seiring berkurangnya pengiriman barang ke Pulau Sumatera. Seperti tradisi, kemacetan di Pelabuhan Merak kerap terjadi dimulai Rabu hingga Sabtu. Hal ini disebabkan adanya peningkatan pengiriman barang, disisi lain banyaknya kapal-kapal tua docking mengakibatkan PT ASDP tidak mampu memaksimalkan pengoperasian armadanya.

Mario S Sardadi membenarkan jika penumpukan truk di Pelabuhan Merak lebih disebabkan minimnya kapal roro. Menurut Mario, pelayanan pelayaran Pelabuhan Merak-Bakauheuni, idealnya menggunakan 26 kapal. Namun karena banyak kapal-kapal yang menjalani perawatan secara bersamaan mengakibatkan kapal berkurang.

“Untuk menghindari penumpukan truk, idealnya ada 26 kapal yang beroperasi. Lantaran banyak yang menjalani perawatan, kapal berkurang. Dampaknya, truk-truk harus mengantri,” ujar Mario dihubungi poskotanews.com, Kamis (14/6).

Dikatakan Mario, kondisi cuaca di perairan Selat Sunda saat ini dalam kondisi lebih baik ketimbang hari kemarin. Untuk kapal yang beroperasi sebanyak 22 kapal roro. “Mudah-mudahan antrian segera teratasi. Saat ini kita mempercepat waktu bongkar muat,” ujar Mario. (haryono)