Sabtu, 15 Juni 2013 13:55:13 WIB

Tak Ada Kejelasan Kapan Berangkat

Jemaah Umroh ‘ Sandera’ Direktur di Hotel

koperum156

TANGERANG( Pos Kota)- Ratusan calon jemaah umroh asal Pati,Jawa Tengah marah “menyandra” direktur penyelenggra umroh PT Lintas Utama sukses karena mereka tak kunjung diberngkatan walau sudah membayar biaya umroh,Sabtu (15/6)

Menurut beberapa jemaah yang ditemui Pos Kota di hotel Serasi Jalan Husen Sastra Negara Kecamatan Benda, Kota Tangerang, mereka kesal dengan janji direktur PT Lintas Utama Sukses(Linus), AN yang mengulur-ulur waktu pemberangkatan umroh dan cenderung tidak jelas.

“Kami dijanjikan berangkat 13 Mei lalu diundur sampai beberapa kali sehingga khawatir dibohongi,”ujar Sutikno, yang ditemani Komar Wibowo dan Agung .Jemaah sudah menginap tiga hari di hotel tersebut namun belum ada kejelasan kapan berangkat.

Menurut Agung jemaah umroh sudah membayar biaya antara Rp 13 juta hingga Rp19 juta. Dan pembayarannya melalui ustadz Ali Imron Rosady. Uang jemaah itu lalu disetorkan ke PT Lintas utama sukses selalu penyelenggara umroh.

Antara jemaah dengan pihak PT Linus sudah berunding di hotel Jumat malam (14/6) namun belum ada kejelasan kapan diberangkatkan ke tanah suci.Untuk mendesak pihak PT jemaah melarang sang direktur meninggalkan hotel. Dan dimasukan kamar terkunci dari luar.

“Kami menawarkan dia (direktur) mau tinggal di hotel serasi bersama jemaah, atau mau di hotel prodeo(kantor polisi), AN memilih di hotel,”jelas Komar Wibowo

“Jadi kami tidak menyandra, tapi dia (AN) yang memilik tinggal di hotel,” ucapnya.

Jemaah berharap tetap diberangkatkan ke Mekah, karena malu kembali ke kampungya sebelum ke tanah suci. “Kami dah belain jual sapi dan kerbau untuk bayar biaya umroh,tapi kenapa selalu diulur-ulur terus,” ujar Komar Wibowo.(Maryoto)

Teks : Koper jemaah umuroh tergeletak di hotel

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.