Sabtu, 15 Juni 2013 13:45:56 WIB

Satpam Tewas Ditembak Polisi

pistol1

SEMARANG ( Pos Kota ) – Gara-gara mabuk, seorang polisi anggota Dalmas Polrestabes Semarang menembak kepala petugas satpam yang masih rekannya sendiri hingga tewas, Sabtu dini hari (15/6). Anggota Dalmas yang kini masih menjalani pemeriksaan tersebut adalah Briptu Priyo Yustiyanto. Sedangkan korbannya adalah Nugi Nugroho,26, warga Lamper Mijen RT 03 RW 05 Semarang. Korban adalah petugas satpam perusahaan Jasa Pengisian Uang ATM PT.TAG di jalan guntur nomor 26 Semarang .

Korban tewas setelah dilarikan ke rumah sakit Dr. Kariadi Semarang dengan luka tembak di bagian kepalanya. Pelaku berikut barang bukti senjata api jenis revolver dengan nomor seri R1-VI PINDAD X H219954 diamankan petugas Provost Polrestabes Semarang.

Menurut keterangan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Awalnya Briptu Priyo Yustiyanto datang ke kantor PT. TGA dengan mengendarai sepeda motor. Pelaku  yang terlihat kesal sempat membanting helm miliknya. Oknum anggota polisi yang diduga mabuk berat itu selanjutnya melepas jaket dan memainkan senjata apinya.

Antara korban dan pelaku sudah saling mengenal, karena Briptu Priyo Yustiyanto memang seringkali melakukan pengawalan saat perusahaan tersebut melakukan pengisian uang di ATM. Saat memainkan senjata apinya, pelaku dua kali menarik pelatuk pistol, tetapi tidak terjadi ledakan. Ketika pelatuk ditarik yang ketiga kalinya, mendadak terjadi ledakan.

Korban yang saat itu tiduran, kontan tertembak di bagian kepalanya. Namun menurut sumber lain antara korban dan pelaku sebelumnya sempat bersendagurau. Pelaku yang mabuk marah dan tersinggung dengan sendagurau korban.

Beberapa saat kemudian, pelaku yang marah meminta korban untuk duduk jongkok di depan pos satpam tersebut. Oknum Polisi itu selanjutnya menodongkan pistol dari arah belakang tepat di kepala korban.

Pelaku menarik pelatuk pistol dan tiga kali hingga peluru menembus ke kepala korban. Akibat tembakan itu kepala korban berlumuran darah, hingga dilarikan ke RSUP dr Kariadi. Korban yang sempat mendapat perawatan akhirnya tewas.

MINTA MAAF
Sementara itu Kapolda Jateng Irjen Pol Dwi Prayitno langsung meminta maaf kepada Ibu Rubiyati, Ibu korban. “Atas nama kepolisian saya minta maaf yang sebesar-besarnya terkait kejadian ini, “ungkapnya sambil menyalami tangan ibu korban.

Orang nomor satu di jajaran Polda Jateng tersebut menyatakan akan bertindak tegas dan mengusut tuntas kasus tersebut. Adapun pelaku yang diketahui sebagai anggota Dalmas Polrestabes Semarang akan diproses secara hukum. “Meski ini insiden, tapi kami akan bertindak tegas , “ujarnya . Mengenai biaya rumah sakit dan pemakaman akan ditanggung pihak kepolisian. (Suatmadji)

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.