Tuesday, 25 September 2018

Radio Komunikasi Jangan Hanya Buat Gosip

Minggu, 16 Juni 2013 — 17:48 WIB
RAPI

KEBAYORAN BARU (Pos Kota) –  Pemko Jakarta Selatan menggelar sosialisasi Undang-Undang telekomunikasi guna memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pertelekomunikasian,.

“Penggunaan radio komunikasi hendaknya digunakan untuk hal-hal positif seperti
mendukung komunikasi pada emergency service sebagai potensi SAR. Jangan hanya untuk asyik bergosip ria,” kata Wakil Walikota Jaksel, Rustam Effendi didampingi Kasudin Kominfo Jaksel, Yuswil Iswantara saat sosialisasi UU Pertelekomunikasian bagi anggota Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI), Minggu (16/6).

Hal terpenting,  lanjut Rustam, radio komunikasi dapat menjadi salah satu sarana yang mendidik, sumber informasi yang sehat dan bermanfaat bagi masyarakat.

Yuswil Iswantara, Kasudin Kominfo menuturkan radio komunikasi diharapkan dapat semakin berperan dalam mengimformasikan hal-hal yang penting dan darurat untuk membantu pemerintah maupun masyarakat.

“Kerjasama yang lebih erat diharapkan dapat terjalin antara pemerintah dengan jaringan pengguna radio komunikasi dalam berbagai aspek khususnya dalam penanggulan bencana maupun saat pesta demokrasi,” katanya. (Rachmi/d)

Walikota Jaksel, Rustam Efendi (2 dari kiri), Kasudin Kominfo, Yuswil Iswantara (kiri) saat sosialisasi Undang-Undang pertelekomunikasian, Minggu (16/6). (Rachmi)

  • Mangap

    Harus sering diadakan Razia. banyak radio komunikasi tanpa ijin. yang frekuensinya kadang juga seenaknya. harus di kontrol sesuai peraturan yang ada