Senin, 17 Juni 2013 17:10:50 WIB

186 Calhaj Dari Bogor Dicoret

gorcah176

BOGOR (Pos Kota) – Jumlah calon haji (calhaj) asal Kota dan Kabupaten Bogor yang batal berangkat bakal bertambah seiring pemangkasan kuota pemerintah Arab Saudi. Sampai batas akhir pelunasan biaya perjalan ibadah haji (BPIH) Jumat (14/6), Kantor Kementerian Agama (Kakemenag) Kota dan Kabupaten Bogor mencoret 186 calhaj.

Kakemenag Kota dan Kabupaten Bogor belum bisa memastikan apakah ada lagi pemotongan kuota. Pasalnya, kebijakan pemangkasan kuota sebanyak 40 ribu calhaj dari pemerintrah Arab Saudi kepada Indonesia itu belum sampai ke Bogor.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kakemenag Kota Bogor, Ansorullah, Senin mengatakan, jika ada permintaan pemangkasan kuota lagi dari Arab Saudi pihaknya tak bisa berbuat banyak. Bahkan mereka yang sudah melunasi BPIH bisa batal berangkat. “Di Kota Bogor, ada 48 jamaah yang tidak melunasi BPIH,” tambahnya.

Batalnya mereka berangkat disebabkan sakit,meninggal atau sedang hamil. “Mereka yang sudah menyelesaikan BPIH diwajibkan mendaftarkan kembali,” ujarnya. Tahun ini kuota haji Kota Bogor 848 jamaah. Jika dipotong yang batal berangkat, tinggal 800 orang. Sedangkan daftar tunggu haji 9.020 orang, artinya bagi pendaftar pada 2013 baru akan menunaikan ibadahnya pada 2022

Sedangkan, di Kabupaten Bogor calhaj yang gagal berangkat 138 jamaah. Semula, kuotanya mencapai 3.553 jamaah. “Hanya 3.415 jamaah yang melunasi BPIH,” ujar Kasi Haji dan Umrah Kakemenag Kabupaten Bogor, Ngadiono.

Dia juga belum dapat memastikan apakah 3.415 calhaj yang sudah lunas BPIH akan berangkat semua tahun ini. “Kami masih menunggu informasi lanjut dari Kemenag,” ujarnya. Sampai tahun ini, jumlah pendaftar haji di Kabupaten Bogor mencapai 29 ribu orang. Jika rata-rata ada 3.500 jamaah haji berangkat per tahun, setidaknya calhaj yang mendaftar tahun ini baru bisa berangkat delapan tahun mendatang. (iwan)

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.