Monday, 27 May 2019

90 Ribu Kursi Kosong di 62 PTN Diperebutkan Peserta SBMPTN

Selasa, 18 Juni 2013 — 15:06 WIB

JAKARTA (Pos Kota)- Sebanyak 641.773 siswa mengikuti test tertulis seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN) 2013, Selasa (18/6). Dari jumlah tersebut 55.984 siswa diantaranya merupakan peserta dari kelompok bidikmisi (bantuan pendidikan mahasiswa miskin). Mereka akan memperebutkan 90 ribu kursi kosong yang disediakan oleh 62 perguruan tinggi negeri peserta SBMPTN.

Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbud Djoko Santoso mengatakan dengan melihat jumlah peserta, maka sebenarnya seleksi melalui jalur SBMPTN cukup ketat. “Setiap calon mahasiswa harus bersaing dengan 6 calon lainnya untuk memperebutkan peluang kursi di PTN,” jelasnya.

Menurutnya tes tertulis SBMPTN 2013 diselenggarakan sebagai alternative bagi mereka yang tidak lolos dalam seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) dan siswa yang tidak lolos pada seleksi masuk PTN tahun-tahun berikutnya.  Karena itu diluar siswa lulusan tahun 2013, panitia juga menerima siswa lulusan tahun 2011 dan 2012.

Tes tertulis SBMPTN 2013 rencananya berlangsung selama dua hari yakni 18-19 Juni 2012. Peserta terdiri atas 3 kelompok yakni kelompok saintek (IPA), kelompok Soshum (IPS) dan kelompok campuran.

Djoko mengatakan berdasarkan pemantauan di lapangan, hari pertama test tertulis SBMPTN berjalan lancar. Panitia tidak menemukan praktik per-jokian. “Kecuali ada calon peserta yang salah lokasi ujian. Itu saja,” sambungnya.
Sementara itu untuk DKI Jakarta sendiri, test tertulis SBMPTN diikuti 44.165 peserta dengan rincian peserta ujian IPA/Saintek tercatat 17.713 orang, ujian IPS/Soshum 22.755 peserta dan ujian IPC/Campuran 3.697 peminat. Dari jumlah tersebut 17 peserta diantaranya merupakan penyandang disabilitas.

Hasil seleksi SBMPTN itu sendiri dikatakan Ketua Panitia SBMPTN Prof Akhmaloka rencananya akan diumumkan pada 12 Juli 2013 melalui website dan media cetak.

(inung/sir)