Friday, 16 November 2018

31 PTS Jalin Kerjasama Riset Dengan Universitas di Australia

Rabu, 19 Juni 2013 — 21:44 WIB
ausitra196

JAKARTA (Pos Kota)- Sebanyak 31 perguruan tinggi swasta yang bergabung di Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) siap menjalin kerja sama dibidang riset dengan sejumlah universitas di Australia. Dari program kerjasama dibidang riset tersebut kata Menristek Gusti Muhammad Hatta diharapkan mampu melahirkan teknologi aplikatif yang dapat mendongkrak daya saing bangsa.

“Australia adalah negara penting bagi Indonesia. Karena secara geografis, letaknya dekat dengan Indonesia. Mereka juga memiliki peneliti-peneliti handal yang cukup banyak,” kata Hatta disela Simposium Pendidikan Tinggi Victoria Indonesia, Rabu (19/7).

Selain itu, jumlah mahasiswa asal Indonesia yang belajar di Australia merupakan terbesar dibanding negara-negara lain. Fakta tersebut tentu akan mempermudah program kerjasama antara perguruan tinggi di Australia dengan PTS Indonesia.

Ketua Aptisi Prof Edy Suandi Hamid mengatakan dari 3.000 PTS yang tergabung dalam Aptisi, sebanyak 31 PTS sudah siap menjalin kerjasama riset dengan universitas di Australia. Diantaranya adalah Universitas Islam Indonesia (UII) yang sejak 2012 telah memulai kerja sama dengan University of Technology Sydney (UTS) dan Deakin University terkait pelatihan kepemimpinan (leadership).

“PTS-PTS di bawah Aptisi bisa menjalin kerjasama riset dengan universitas di Australia berdasarkan kesetaraan. Artinya sumber daya manusia dan juga biaya dipikul bersama,” ujarnya. (inung)