Saturday, 17 November 2018

KPK Sudah Kirim Surat Rekomendasi Penonaktifan Gubernur Riau

Jumat, 21 Juni 2013 — 19:20 WIB
non

JAKARTA (Pos Kota) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melayangkan surat rekomendasi penonaktifan tersangka Rusli Zainal sebagai Gubernur Riau ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendari).

“Seingat saya surat (rekomendasi penonakifan Rusli) tersebut sudah dikirimkan ke Kemendagri,” kata Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto, di kantor KPK, Jl. HR Rasuna Said, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (21/6). “Pekan lalu sudah ditandatangani, jadi dapat dipastikan sekarang sudah dikirim,” sambungnya.

Bambang menegaskan, jika seorang pejabat negara sudah ditetapkan tersangka, maka pihaknya akan merekomendasikan penonaktifan tersebut. “Memang biasanya akan ada surat yang dikirimkan KPK kepada pemerintah supaya dia dinonaktifkan,” tukasnya.

Rusli Zainal ditahan KPK sejak Jumat (14/6) terkait kasus dugaan korupsi pengesahan bagan kerja usaha pemanfaatan hasil hutan kayu pada tanaman industri Pelalawan, Riau tahun 2001-2006. Selain itu, ia juga ditetapkan tersangka dalam suap revisi Peraturan Daerah (Perda) PON ke-XVIII Riau, dan diduga menyuap anggota DPRD Provinsi Riau guna memuluskan pembahasan Perda Nomor 6 Tahun 2010 terkait pembangunan venue lapangan tembak PON tahun 2012 di Riau.

Terkait pengembangan kasus tersebut, Rusli yang saat ini masih aktif sebagai Gubernur Riau disebut-sebut berpeluang dijerat KPK dengan Undang-undang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). (yulian)