Monday, 17 June 2019

Spanyol Ladeni Italia, Uruguay Hadapi Brasil

Senin, 24 Juni 2013 — 11:21 WIB
uruguay

FORTALEZA (Pos Kota) – Hasil sempurna dicatat Tim ‘Matador’ Spanyol selama babak penyisihan Grup B Piala Konfederasi, usai menggilas Nigeria 3-0 di Stadion Castelao, Senin (24/6) dinihari WIB tadi. Sukses itu sekaligus mengantarkan Spanyol ke semifinal sebagai juara Grup B, didampingi Uruguay sebagai runner-up yang juga menang atas Tahiti dengan skor 8-0.

Di semifinal, Spanyol akan meladeni runner-up Grup A, yakni Italia. Laga ini seolah menjadi laga ulang partai final Piala Eropa 2012 lalu. Saat itu, Matador berhasil melumat Italia dengan skor 4-0. Kemenangan telak Spanyol itu cukup mengejutkan mengingat mereka sempat bertemu di fase grup Piala Eropa 2012 dengan skor imbang 1-1. Kali ini, kedua tim kembali bertemu di semifinal Piala Konfederasi.

Kemenangan terakhir Italia atas Spanyol di kompetisi resmi terjadi pada perempatfinal Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat (AS). Saat itu, Italia berhasil mengalahkan Spanyol dengan skor 2-1. Namun melihat kekuatan Spanyol saat ini, skuad besutan Vicente Del Bosque itu, jelas lebih diunggulkan. Terakhir, Nigeria tak diberi kesempatan dengan menyerah tiga gol tanpa balas dari Spanyol lewat gol Jordi Alba di menit ketiga dan 88 serta Fernando Torres (62′).

Hasil itu membuat Nigeria tersingkir setelah finis di urutan ketiga dengan tiga poin, atau terpaut tiga angka di bawah Uruguay yang menyalip di tempat kedua pasca melumat Tahiti 8-0. Uruguay yang bermain dengan 10 orang sejak Andrés Scotti mendapat kuning kedua (51′), berhasil memastikan kemenangan berkat kuatrik Abel Hernandez (2′, 24′, 45′, penalti 67′), Diego Perez (27′), Nicolas Lodeiro (61′), dan Luis Suarez (82′, 90′).

Sedangkan Tahiti yang juga bermain dengan 10 orang sejak Teheivarii Ludivion mendapat kartu kuning kedua di menit ke-59, harus tersingkir sebagai juru kunci Grup B, tanpa angka. Di semifinal, Uruguay akan menghadapi Brasil sebagai ajang balas dendam setelah pernah takluk 0-4 di Kualfikasi Piala Dunia zona Amerika Selatan 2009 lalu. Akibatnya, Uruguay harus melakoni laga play-off setelah finis di urutan kelima zona CONMEBOL sebelum akhirnya lolos ke Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.

Selain itu, status yang disandang Uruguay sebagai jawara Coppa America serta Brasil sebagai tuan rumah membuat laga ini kental dengan nuansa gengsi sarat emosi. Apalagi dalam enam pertemuan terakhir di berbagai kompetisi resmi, Uruguay belum pernah mampu mengalahkan Brasil. Terakhir, Uruguay mampu mengalahkan Brasil dengan skor tipis 1-0 pada ajang Kualifikasi Piala Dunia tahun 2001 silam.

(junius/sir)