Wednesday, 19 September 2018

Harga Tidak Terkendali

Pedagang Ayam Ancam Mogok

Selasa, 25 Juni 2013 — 18:35 WIB
ayam1

BANDUNG (Pos Kota) – Menjelang Ramadhan, imbas kenaikan BBM semakin terasa. Seperti harga ayam di Bandung semakin melambung. Selasa, puluhan jongko di pasar tradisional di Bandung mendadak kosong ditinggal pedagang. Pasalnya harga ayam kini Rp 35 ribu per Kg dari Rp 27 ribu.

“Jika harga tetap mahal 25 ribu pedagang siap mogok jualan,“ kata Ketua Persatuan Pedagang Pasar Tradisional, Yoyo Sutarya, Selasa.

Yoyo menjelaskan, kenaikan harga daging ayam, terjadi usai ditetapkanya kenaikan BBM. Semula harganya Rp 27 ribu, kemudian BBM naik, daging pun ikut naik hingga tembus Rp 35 ribu.

Untuk menormalkan kembali harga ayam, kata dia,Rp 25 ribu pedagang akan beraksi dengan mengggelar demo kepada pemerintah daerah dan pusat.“ Kami sudah siap menyiapkan pedagang untuk turun demo,“ ancamnya.

Berdasar pemantauan, buntut naiknya harga daging ayam puluhan lapak ayam di beberapa pasar tradisional kini tutup. Mereka tak berjualan dengan alasan daging mahal dan pembeli terus menurun. “ Kios ayam kosong sudah dua hari,“ kata Mumu,40, seorang pedagang, Selasa.

TELUR Rp 20 RIBU

Selain dagingnya, menjelang Ramadham telur ayam ikut-ikutan naik. Di pasar tradisional di Bandung harga telur ayam Rp 20 ribu per Kg dari semula Rp 16.500 . “ Lengkap sudah, daging dan telurnya ikut balapan naik. Kita tinggal makan bulu ayam yang masih murah harganya,“ komentar seorang ibu rumah tangga Mimin,40, di pasar tradisional Kordon Bandung. (Dono)

  • Lobby Lone

    ulah tengkulak…yg menahan ayam supaya ga dipotong….dibikin undang” pidana sama penutupan usaha ternak aja pak…biar pada kapok…tuh pengusaha ternak ayam..sialan,…