Rabu, 26 Juni 2013 09:24:47 WIB

Asops Kasal: Latkamla Tingkatkan Profesionalisme

armabar-sub

JAKARTA (Pos Kota) – Asisten Operasi (Asops) Kasal Laksaman Muda TNI Didit Herdiawan, MPA., MBA., mengatakan, Latkamla 2013 dilaksanakan dalam rangka meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan koarmabar dalam melaksanakan tugas penegakan hukum dan menjaga keamanan di wilayah laut yurisdiksi nasional sesuai dengan hukum nasional dan hukum internasional yang telah diratifikasi.

Demikian disampaikan Asops Kasal Laksaman Muda TNI Didit Herdiawan, MPA., MBA., yang dibacakan oleh Pangarmabar Laksamana Muda TNI Arief Rudianto, S.E., pada upacara pembukaan Latihan Keamanan Laut (Latkamla) 2013 di Gedung OB. Syaaf Mako Koarmabar Jalan Gunung Sahari No. 67 Jakarta Pusat.

Penyelenggaraan latihan latkamla kali ini mengambil tema “Dengan Latihan Keamanan Laut Tahun  2013, “Kita Ciptakan Kondisi Keamanan Laut Di Wilayah Laut Yurisdiksi Nasional Bagian Barat Indonesia Yang Kondusif Bagi Para Pengguna Laut Dalam Rangka Mendukung Keamanan Maritim Kawasan”.

Lebih lanjut Asops Kasal mengatakan, Latkamla dilaksanakan guna menyamakan pola pikir dan pola tindak yang sama dalam menangani berbagai bentuk tindak pidana di laut sesuai dengan prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku, tercapainya suatu system koordinasi dan mekanisme kerja yang cepat, sistematis dan terpadu serta tercapainya penyelenggaraan K4IPP (Komando, Kendali, Komunikasi, Komputer, Informasi, pengamatan dan pengintaian) secara optimal.
Selain itu, latihan keamanan laut tahun  2013 di maksudkan untuk menguji hasil pembinaan personel, materiil, system dan metode serta tingkat kemampuan di bidang keamanan laut.

Penegakan hukum di laut  semakin rumit dan kompleks karena perkembangan lingkungan strategis yang terjadi serta kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Hal ini menyebabkan meningkatnya tindak kejahatan yang tidak lagi mengenal batas Negara yang dikenal dengan sebutan kejahatan lintas Negara atau Transnational Organised Crime (TOC).

Dari delapan kategori TOC, lima diantaranya dapat terjadi atau dilakukan di dan lewat laut, seperti peredaran obat terlarang, perdagangan manusia, perompakan, penyelundupan senjata dan terorisme. Tiga kategori lainnya adalah pencucian uang, kejahatan ekonomi internasional dan cyber crime.

Melihat dari kasus-kasus yang terjadi, sebagai antisipasi terhasap segala bentuk tindak kejahatan yang mengarah kepada terjadinya pelanggaran hukum dan gangguan keamanan di laut, maka TNI AL dalam melaksanakan peran polisionelnya, akan terus berusaha meningkatkan profesionalisme prajurit di budang penegakan hokum dilaut guna menjaga stabilitas keamanan laut melalui media latihan dalam rangka mencetak prajurit TNI AL segagai penegak hukum di laut yang lebih Profesional.

Asops Kasal menekankan kepada para peserta latihan agar dapat memanfaatkan latihan ini dengan baik dan benar sesuai prosedur yang berlaku serta melaksanakan latihan ini dengan sungguh- sungguh dalam menghadapi tantangan tugas ke depan.

Latihan Latkamla yang melibatkan jajaran Koarmabar, Lantamal I sampai dengan Lantamal IV, jajaran Lanal Koarmabar dengan tahap latihan mulai dari pembekalan diantaranya peraturan perundang-undangan dan ketentuan-ketentuan mengenai perikana, pelayaran dan tindak pidana di laut dan penangan tindak pidana di laut bidang antara lain batu bara, nikel, pasir laut dan minyak.

Selain itu, dilaksanakan simulasi proses penyelesaian berbagai bentuk tindak pidana di laut oleh KRI/KAL dan Pangkalan.

(dispenarmabar/sir)

Teks Gbr- Asops Kasal Laksaman Muda TNI Didit Herdiawan, MPA., MBA., diwakili Pangarmabar menyematkan tanda peserta latihan pada upacara pembukaan Latkamla 2013 di Gedung OB. Syaaf Mako Koarmabar, Jakarta Pusat.

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.