Ngomong Ngalor Ngidul

Jokowi Sambangi Yusril Ihza Mahendra

Jumat, 28 Juni 2013
iluyusril

JAKARTA (Pos Kota) – Gubernur Jokowi mendatangi kediaman mantan Menteri Hukum dan HAM, Yusril Ihza Mahendra, di Jalan Karang Asem, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (27/6). Kedatangan orang nomor satu di ibukota tersebut guna berkonsultasi terkait berbagai masalah hukum yang kerap menimpa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Terutama terkait gugatan hukum menyangkut lahan, penggusuran dan penertiban Pedagang Kaki-5. Jokowi tiba di rumah Ketua Majelis Syuro Partai Bulan Bintang (PBB) sekitar pukul 15.30 WIB.

Jokowi tidak memberikan penjelasan terkait kunjungannya ke rumah pengacara senior tersebut. Jokowi dan Yusril menggelar pertemuan selama satu jam.

“Ini bicara mengenai Kaki-5, Waduk Pluit, Sunter, pasar, dan sedikit menyinggung masalah Bank DKI. Yang bermasalah kami sampaikan ke Profesor Yusril,” ujar Jokowi setelah bertemu dengan Yusril.

Lebih lanjut mantan Walikota Solo ini mengaku sengaja bertemu dengan Yusril, karena terkadang kebijakan yang diambil Pemprov DKI Jakarta dalam melakukan penataan di Jakarta kerap dianggap bertentangan dengan hukum. “Jadi saya minta pendapat langsung dari pakarnya, kita kan mau masalah-masalah seperti itu cepat selesai dengan solusi yang baik,” katanya.

MASALAH UMUM

Senada dengan Jokowi, Yusril pun mengaku dalam pertemuan itu hanya membahas seputar masalah umum di Jakarta. Ia juga mengatakan tidak ada masalah politik yang dibahas.

“Saya sahabat baik Pak Jokowi, dan ngobrolnya ngalor ngidur, ke sana kemari dan tidak ada pembicaraan yang khusus. Ngobrol-ngobrol tentang DKI, masalah hukum, rakyat kecil, Waduk Sunter, pedagang kecil,” ucapnya.

Yusril mengaku banyak pedagang kecil terkadang mendatanginya mengeluhkan persoalan yang tengah diderita dan dialami warga. “Saya sampaikan kepada Jokowi atau Ahok karena kami semuanya sahabat. Jangan kami disuruh melawan Pak Jokowi,” ujarnya. (guruh/st/o)

Tentang Kami

Poskota

Poskota, Poskotanews, Poskota Online adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT. Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.