Friday, 23 August 2019

Usai Terima Dana BLSM Tewas Disambar KRL

Jumat, 28 Juni 2013 — 7:43 WIB
ilsblsm286

BOGOR (Pos Kota) – Nasib naas menimpa Sopiyan 53. Warga tidak mampu penerima BLSM yang tinggal di Kampung Cibuluh Kelurahan Kedungbadak Rt 05/08, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, tewas terserempet KRL (Kereta Rangkaian listrik) Commuterline tujuan Jakarta-Bogor, di perlintasan Kedung Badak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

Kakek tiga cucu setengah baya ini, tewas saat dalam perjalanan pulang usai mengambil uang BLSM (Bantuan Langsung Sementara Mandiri) di Kantor Pos Jalan Dadali, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

Ujang Suteja, penjaga palang pintu Kebun Pedes mengatakan, korban tertabrak kereta sekitar pukul 10:00 kemarin, saat dalam perjalanan menuju rumahnya usai mencairkan dana BLSM.

“Pas tiba di perlintasa KRL Kebun Pedes, posisi palang pintu sudah tertutup. Korban sempat berhenti karena tahu ada kereta mau lewat, walau masih jauh. Namun tiba-tiba dia nyeberang begitu kereta sudah deket. Posisi korban terserempet kereta,”kata Ujang.

Hantaman kereta membuat tubuh Sopyan langsung terpental sejauh sekitar 10 meter. Iameninggal di lokasi dengan luka parah di bagian kepala dan patang tulang.

“Warga sudah ramai, teriakin ada kereta. Tapi bapak itu sepertinya tidak mendengar dan terus maju. Evakuasi warga dan polisi lalu membawa jenasah ke RS PMI untuk divisum,”papar Ujang.

Kapolsek Tanah Sareal, Kompol Indratianingsih mengatakan, “Di lokasi, kita temukan kartu penerima BLSM. Ada uang juga di kantongnya sebanyak Rp. 300 ribu. Menurut informasi, korban sedang menuju rumahnya setelah mencairkan dana BLSM (yopi)

Ilustrasi

  • oon

    kena hantu budeg