Menjelang Ramadhan

Makam Ulama di Banten Dipadati Peziarah

Sabtu, 29 Juni 2013
makam-sultan-banten

SERANG (Pos Kota) – Menjelang datangnya bulan Suci Ramadhan , makam-makam ulama di Provinsi Banten terus dipadati peziarah. Masyarakat yang datang mengunjungi makam tersebut bukan saja dari sekitar Kota Serang, tetapi juga dari luar Banten, antara lain Depok, Bekasi, Sumedang, Tasikmalaya bahkan Lampung dan Palembang.

Makam aulia yang banyak dikunjungi peziarah diantaranya, makam keluarga Sultan Maulana Hasanudin di Komplek Masjid Agung Banten Lama, Sultan Maulana Yusuf, Syekh Muhammad Soleh di Gunung Santri, Bojonegara, Syekh Nawawi di Pantai Caringin dan Syekh Mansyur di Cikadueun, Kab. Pandeglang

Selain menggelar doa bersama dan bertafakur memohon ampunan kepada Allah SWT,
kedatangan peziarah ke makam tokoh-tokoh agama Islam juga sebagai bentuk penghormatan kepada para ulama yang telah berjuang menyebarkan agama Islam.

“Ziarah makam ini merupakan kegiatan rutin majelis taklim menjelang datangnya bulan suci Ramadhan sekaligus mendo’akan para ulama yang telah mendahului kita,” kata ketua rombongan peziarah majelis taklim Depok, KH Badrudin, di areal pemakaman Sultan Maulana Hasanudin, Sabtu (29/6).

Pernyataan yang sama juga dikatakan Asep Winarya, 40, peziarah asal Tasikmalaya, Jawa Barat. Asep mengaku keluarganya setiap tahunnya sengaja berziarah ke makam keluarga Sultan Banten di bulan Sya’ban untuk persiapan menyambut Ramadhan. “Banten Lama, salah satu tempat yang biasa kami kunjungi setiap tahun jelang Ramadhan. Kami berziarah untuk mendo’akan keluarga Sultan Banten yang telah berjuang menegakan agama Islam,” terang Asep.

Sementara itu, Tb Hafid, pengelola makam di Banten Lama menyebut, lonjakan kunjungan peziarah dalam sepekan terakhir mencapai 200 persen dibanding hari biasa. Setiap hari belasan ribu orang datang ke makam menjelang Ramadhan ini. Jumlah tersebut akan terus bertambah mendekati Ramadan, apalagi bersamaan dengan libur sekolah.

“Kami berharap dengan adanya wisata ziarah, dapat mempertebal keimanan, dan lebih mendekatkan lagi kepada Sang Khalik,” katanya. (haryono)

Tentang Kami

Poskota

Poskota, Poskotanews, Poskota Online adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT. Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.