Saturday, 23 March 2019

Piala Konfederasi

Julio Cesar Penjaga Gawang dan Neymar Pemain Terbaik

Senin, 1 Juli 2013 — 11:16 WIB
neymar-brazil

RIO DE JANEIRO (Pos Kota) – Kemenangan Brasil sebagai juara Piala Konfederasi 2013 di tanah mereka sendiri kian terasa manis, berkat gelar individual yang disabet Julio Cesar. Penjaga gawang milik klub Queen Park Rangers (QPR) tersebut mendapatkan trofi Golden Glove alias Sarung Emas atas penghargaan bagi kiper terbaik di turnamen Piala Konfederasi setelah gawangnya paling sedikit kebobolan.

Sama seperti bomber Matador, Fernando Torres yang sebelumnya meraih trofi individu Sepatu Emas, sukses di Piala Konfederasi bisa menjadi pertanda kebangkitan mereka pada musim 2013-2014 mendatang. Cesar berhasil menyabet trofi Sarung Emas setelah menjadi kiper yang paling sedikit mengalami kebbolan sepanjang pergelaran Piala Konfederasi. Sukses itu bisa menjadi pertanda kebangkitan Cesar yang mulai dilupakan publik dalam beberapa tahun terakhir.

Sejak hijrah dari Inter Milan ke QPR pada Agustus 2012 lalu, nama Cesar seolah meredup terlebih setelah klub yang dibelannya terfdegradasi ke Divisi Championship atau kasta kedua Liga Inggris. Namun melihat kemampuannya di bawah mistar gawang Brasil sepanjang Piala Konfederasi, bukan tidak mungkin Cesar bakal menjadi incaran sejumlah klub besar Eropa di musim panas ini. Apalagi sebelumnya Cesar mengungkapkan keinginannya untuk meninggalkan QPR dan kembali ke Italia.

Selain Inter, AS Roma dan Fiorentina kabarnya juga mulai ikut bersaing untuk memboyong Cesar kembali merumput di Serie A Italia. “Saya senang dengan apa yang sudah saya lakukan bersama Brasil di Piala Konfederasi. Sekarang saya akan fokus memikirkan masa depan saya musim depan sebelum kami bermain di Piala Dunia,” kata Cesar seperti dikutip Rai Sport Italia.

Selain Cesar dan Torres, penghargaan pribadi juga diraih bomber Brasil, Neymar sebagai pemain terbaik. Trofi Bola Emas diraih Neymar setelah menjadi pemain yang paling berperan penting buat timnya selama Piala Konfederasi. Neymar berhasil mengungguli Andres Iniesta dan rekan setimnya Paulinho. Untuk trofi FIFA Fair Play, penghargaan tersebut diberikan kepada runner-up, Spanyol. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh sang kapten, Iker Casillas.

(junius/sir)