Selasa, 2 Juli 2013 15:03:59 WIB

Siswa SIP Khusus Reskrim Digembleng di Tengah Ledakan Bom dan Desingan Peluru

polisi-sub

TANJUNG PRIOK (Pos Kota) – Di tengah terik matahari ratusan siswa/i Sekolah Inspektur Polisi (SIP) khusus Reskrim Tahun 2013 digembleng di tengah ledakan bom dan desingan peluru, di Pusdikpolair Mabes Polri, Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (2/7).

Anggota bintara dari 29 polda se-Indonesia itu menjalani pendidikan selama 3,5 tahun untuk menjadi seorang Perwira dengan pangkat Inspektur Dua (Ipda).

Dari 690 siswa/i, tiga orang diantaranya siswa paling tua berusia 45 tahun. Salah satunya, Aiptu Adang Sobari, S.H. Pria asal satuan Polsek Sumedang Utara, Polda Jabar ini mengikuti pendidikan untuk meningkatkan jenjang karirnya sebagai Ps. Panit Reskrim.

“Kita ingin tunjukkan bahwa yang tua juga mampu mengikuti pendidikan ini. Saya juga bangga bisa masuk salah satu dari bagian pendidikan SIP khusus reskrim.” ujar Adang.

Adang pun bertekad mengikuti pendidikan secara baik. Meski dipastikan ramadhan dan lebaran nanti terpisah dengan anggota keluarganya. Lingkungan yang panas dan di tengah lautan juga dijadikan tantangan tersendiri. “Jalani dengan ikhlas dan demi tugas,” sambungnya.

Anggota reskrim yang biasa tanpa seragam Polri itu kemarin harus membiasakan diri dengan seragam. Mereka juga mencopot kepangkatan yang tertera di pundak. Artinya, mereka sumua menjadi siswa tanpa terkecuali.

Pendidikan SIP khusus reserse ini baru pertama kali dilaksanakan sepanjang sejarah berdirinya pusdik pol air sejak tahun 1950 atas kebijakan Kapolri.  “Bintara tersebut semuanya lulusan S1. Bahkan ada 22 Bintara yang lulusan S2,” kata Kapusdikpolair Mabes Polri Kombes. Amir Rachman Lubis.

Dalam upacara pembukaan pendidikan SIP dipimpin inspektur upacara,  Karodalpers SSDM Polri Brigjen Pol Drs. Dolly Bambang Hermawa. Para siswa/i merayap dan berguling di tanah di tengah suara dentuman bom dan peluru.

Pembukaan pendidikan SIP itu merupakan tradisi Bintara Lemdik dalam rangka penyesuaian lingkungan pondok dayung. Dalam Pendidikan SIP khusus ini juga akan diberikan keterampilan khusus pol air diantaranya selam, renang dan jet ski.

(ilham/sir)

Teks Gbr- Ratusan siswa/i pendidikan SIP khusus reskrim merayap di tanah. (Ilham)

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.