Tuesday, 20 November 2018

Pemasok Sabu ke Mahasiswa dan Pengusaha Dicokok

Rabu, 3 Juli 2013 — 7:10 WIB
tsknarko37

LAMPUNG (Pos Kota) –Kedapatan memiliki sabu-sabu seberat 95,5 gram bernilai Rp 171 juta, Supriyanto ,37, warga Jalan Gajah, Kelurahan Sododadi, Kecamatan Kedaton, Bandarlampung, ditangkap anggota Restik Polresta Bandarlampung, di rumahnya.

Sebelumnya polisi meringkus kurir yakni, Yuhrodi ,37, warga Sidodadi, Kecamatan Kedaton, Bandarlampung. Atas dasar informasi kurir tersebut, petugas mengantongi identitas Supriyanto.

Kapolresta Bandarlampung, Kombes. Dwi Irianto mengatakan, dari barang bukti yang disita, diduga tersangka merupakan seorang bandar, karena dari hasil keterangan kurinya, dia telah memasarkan sabu-sabu itu sebanyak 7 kali dengan target pemasaran mahasiswa dan pengusaha.

“Awal penangkapan dari informasi warga yang memberitahukan kepada Satrestik Narkoba Polresta Bandarlampung, bahwa ada seorang laki-laki akan melakukan transaksi narkoba di Jalan Onta, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Kedaton. Mendengar info tersebut, anggota langsung datang ke TKP lalu membekuk tersangka Yuhrodi. Saat di lakukan penggeledahan di saku celananya ditemukan 4 paket kecil sabu, setelah dilakukan pengembangan dirumah tersangka kembali ditemukan 3 paket sabu.

Menurut pengakuan Yuhrodi, barang itu didapat dari seorang residivis yang baru bebas tahun 2012, setelah menjalani hukuman selama 8 tahun penjara di Lapas Wayhui, Lampung Selatan, dengan kasus narkoba. “Mengetahui hal itu angota langsung mendatangi rumah tersangka Supriyanto dirumahnya, dan setelah digeledah petugas mendapatkan barang bukti berupa, sabu seberat 88,5 gram, ganja seberat 14,5 gram, uang tunai hasil penjualan sabu sebesar Rp. 4 juta, 6 buah alat hisap (Bong), 1 unit timbangan elekrtik dan 1000 buah pelastik paketan kecil,”jelas Dwi Irianto.

“Kedua tersangka kini telah diamankan di sel tahanan Polresta Bandarlampung, guna proses lebih lanjut. Sementara untuk mempertangtgungjawabkan perbuatannya, tersangka akan dijerat dengan pasal 111 ayat (1) sub pasal 112 ayat (2) sub pasal 114ayat (2) UU RI nomor.35 tahun 2009 tentang narkotika dengtan ancaman hukuman minimal 6 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara,”ungkap Dwi Irianto.(Koesma)

Teks : Tersangka pengedar narkoba dibekuk Polresta Bandarlampung

  • tamping

    Selamat kpd kapolres baru….ini langkah awal yg baik untuk memberantas narkoba di bandar lampung