Wednesday, 19 September 2018

Di Bandung, Harga Cabe Makin Pedas

Sabtu, 6 Juli 2013 — 19:45 WIB
cabe1

BANDUNG (Pos Kota) – Ibu rumah tangga kembali kepedasan menyusul naiknya harga cabai dan cengek di pasar tradisional di Kota Bandung.

Sabtu (6/7), para pedagang mendesak supaya pemerintah segera menggelar operasi pasar untuk menghadang lajunya harga yang tak terbendung.

Naning,40,  salah seorang pedagang, di pasar tradisional Ciwasta Bandung, menjelaskan, menjelang Ramadhan harga cabai merah mendadak melejit dari semula Rp 35 ribu per kilogram kini bergeser menjadi Rp 50 ribu per kilogram.

Kemudian, kata dia, bawang merah asalnya Rp 35 ribu per kilogram kini merangkak  naik menjadi Rp 45 ribu per kilogram. Bahkan cengek merah semula Rp 45 ribu kini mendadak naik menjadi Rp 55 ribu per kilogram.

“ Kenaikan ini sama sekali tak ada kompromi. Tak tanggung tanggung rata naik Rp 10 ribu,“.

Dia mengaku sama sekali tak mengetahui penyebab kenaikan harga cabai. Semua yang serba merah dan pedas spontan naik seperti dikomando oleh bandar. “Kemungkinan besar kenaikan dipicu dampak kenaikan BBM dan menjelang Puasa,“ kata Naning.

Berdasar catatan di pasar tradisional lain di Bandung harga hasil pertanian yang mengalami kenaikan selain cabai juga kentang semula Rp 7 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp 9 ribu per kologran. Sementara harga sayuran masih tergolong bertahan alias tidak mengalami kenaikan.

”Kenaikan BBM bisa mengacaukan semua harga. Harga harga naik, mau lebaran, anak masuk sekolah semuanya membutuhkan dana.

Lengkap sudah menderitaan rakyat kecil, ujar pedagang lainnya, Dadang,30, ke Pos Kota di pasar Kordon Bandung. (Dono/d)