Tuesday, 12 December 2017

Senin, Pemerintah Gelar Sidang Isbat Tentukan Awal Puasa

Minggu, 7 Juli 2013 — 19:30 WIB
Sidang Itsbat-Rihadin2-n

JAKARTA (Pos Kota) – Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar Sidang Isbat pada hari Senin (8/7). Sidang ini untuk menentukan awal Ramadhan 1434 Hijriah.

melihat hilal

Melihat hilal

Wakil Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam pesan singkatnya, Minggu sore, mengatakan sidang ini untuk menentukan awal Ramadhan tahun ini.

Ia mengatakan seperti tahun lalu, sidang kali ini juga akan dihadiri organisasi kemasyarakatan (Ormas)Islam di antaranya, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama dan lainnya, termasuk Muhammadiyah yang sudah menentukan awal Ramadhan juga diundang untuk hadir.

“Kewajiban kami mengundang Ormas-Ormas Islam. Soal datang atau tdk itu urusan lain,” kata Nasaruddin menanggapi sikap Muhammadiyah yang tidak akan mengirim utusannya di Sidang Isbat.

Selain itu, lanjut Nasaruddin, Sidang Isbat ini akan mengundang perwakilan negara-negara sahabat.

Ia memperkirakan awal puasa tahun ini jatuh pada hari Rabu, tanggal 10 Juli 2013. Namun demikian, pemerintah tetap akan menggelar Sidang Isbat untuk memastikan posisi hilal (bulan) pada hari Senin.

Sebab itu, lanjut mantan dirjen bimbingan masyarakat Islam ini, dalam Sidang Isbat akan menghadirkan para ahli astronomi dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) yang akan mempresentasikan posisi bulan dari seluruh Indonesia.

ORMAS ISLAM

Sejumlah Ormas Islam yang sudah menetapkan awal Ramadhan yakni, Aljam`iyatul Washliyah  (Al Washliyah), telah menetapkan  awal puasa Ramadhan 1434 H  jatuh pada Rabu 10 Juli 2013. Pengurus Pusat (PP) Persatuan Islam (Persis) juga telah menetapkan awal Ramadhan, hari Rabu, 10 Juli  2013.

Ketua Umum Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Abdullah Sam mengatakan pihaknya belum menetapkan awal Ramadhan karena masih menunggu Sidang Isbat.

“Dalam sidang ini Kemenag telah memerintahkan LDII untuk mengamati posisi hilal di Pelabuhan Ratu, Jawa Barat, dan LDII memiliki teropong untuk mengamati hilal di sana, hasil pengamatan akan dilaporkan ke Sidang Isbat melalui telepon,” kata Abdullah Syam.

PBNU belum menentukan awal Ramadhan, dan tetap akan mempertahankan metode rukyat atau melihat hilal sebagai penanda awal bulan.   MUI  juga menunggu keputusan pemerintah. Menurut Ketua MUI Pusat Prof. Dr. H. Umar Shihab, MUI masih menunggu penetapan dari pemerintah tentang awal Ramadhan tahun 2013. “Pemerintah merupakan Ulil Amri yang harus kita taati sebagaimana dalam Al-Qur’anul Karim,” katanya.

MUI, kata Umar, berharap apabila terjadi perbedaan dalam penetapan awal Ramadhan agar tidak dibesar-besarkan, karena umat Islam Indonesia sudah terbiasa mengalami pelaksanaan awal Ramadhan tidak bersama-sama.

Sebelumnya, Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan awal Ramadhan jatuh pada hari Selasa, tanggal 9 Juli 2013. Muhammadiyah juga memastikan tidak akan hadir dalam Sidang Isbat karena telah menetapkan awal Ramadhan dengan metode hisab. (Johara/d)

  • Bedul

    Kalau Pemerintah / NU mau konsisten, maka Rukyat tidak hanya pada ramadhan melainkan juga 11 bulan lainnya…Saban, Rajab, Muharam dst….Banyak negara negara islam Dunia sudah menggunakan metode Hisab…..metode rukyat menyebabkan ketidak pastian membuat kalender tahun Hijriah….

    • zein

      ini bukan acara bikin kalender hijriyah…
      tapi masalah penetapan awal ramadhan sesuai dengan apa yg dianjurkan oleh baginda Nabi Besar Muhammmad SAW…
      biarlah pemerintah yg menetapkan… toh mereka juga gak asal asalan kan ????

    • Ibni Azami

      udah ikut yang ente yakini saja, tidak usah ceramah di forum, klo bener sih ga apa, nah kalo salah?…

  • Salem Omar

    Aww mereka yakin hilal sudah muncul tapi tidak bisa diliat karena kurang dari satu derajat herannya mereka menghabiskan banyak uang untuk ngintip bulan dipuluhan tempat diseluruh indonesia kalau yakin hilal ada tapi tak mungkin diliat tidak perlu repot2 besok puasa selamat berpuasa

    • rangga bebeeq

      sunah Nabi Muhammad seperti apa?

  • Moch Arun Bin Hafidz

    alhamdulillah,bisa bertemu lagi bulan suci ramadhan

  • SUBHAN AMINULLAH

    KEPADA PEMERINTAH, UNTUK SEGERA MNENETAPKAN AWAL BULAN SUCI ROMADHON, KARENA RAKYAT MENUNGGU.

  • Suwata Gondrong

    kita sebagai umat , baik nya nurut saja apa kata umaroh………..

    • rangga bebeeq

      sepakat.!!

  • Suwata Gondrong

    fpi tambah kacau yeeee….

    • Ibni Azami

      awas bulan ramadhan sucikan hati anda dari sifat takabur, ujub, syirik, ria dan hobi adu domba. agar beroleh kemenangan di hari idul fitri

  • Iiechaat Anggraeni Putra

    mau hr apa saja n kpn aja … puasa akan ttp d’laksanakan..

  • Novianti Andaresta

    jadi awal ramadhannyya kapan ? besok atau lusa ?

  • Zulkifli Firmansyah

    seharusnya semua ormas islam berkumpul dlam sdang isbat u/ mnntukan 1 ramadhan. wlwpun nnti da perbdaan yng terpnting kta sudah mnjelaskn mngnai mtde yag dpkai.

  • mboke

    Nderek pemerintah aja…….. insya alloh slamet dunya akhirate
    Kaya kuwe baelah……

  • MANAN HALIM

    klo pgn puasa besok ya tinggal puasa aja, gtu ajaa repot. tapi klo anda bnr ingin memahami islam baca dgn bnr2, pahami dgn teliti baik bhs maupun maksud hadits trsebut. TINGGAL IKUT AJA KOK REPOT. isbat sangat pnting,,, klo isbat perlu dana banyak msh banyak pengeluaran dana negara yg kurang manfaat. afwan yaa smua muslimin sodara,, ga usah jd mslh besar ttg perbedaan,..MONGGO MAU PILIH YG MANA?

  • alex

    biar kata org puasa tgl 9 ato 10 yg penting THR nya jgn lupa…

  • muh. batara

    Kebenaran mutlak itu hak Allah…kita sbgai hamba hnya perlu patuh pada perintah Allah sesuai Alqur’an dan Assunnah…slmat menunaikan ibadah puasa..

  • bawono

    Kalo Hisab tanda buktinya sudah masuk bulan apa…..?
    Kalo Rukyatul Hilal….,tanda masuknya bulan ….?
    Dilihat orang banyak pakai teropong ataupun tidak.
    Kalau waktu dhuhur tidak dihitung dengan jam..,
    lihat bayangan sudah lingsir apa belum…?
    waktu ashar, sudah lebih panjang bayangan dari badan kita belum…?
    iTU PERBANDINGANNYA.