Tuesday, 20 November 2018

Kasad Pimpin Sertijab Pangdam Wirabuana dan Aster Kasad

Senin, 8 Juli 2013 — 16:01 WIB
aster-sub

JAKARTA (Pos Kota) – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Moeldoko memimpin serah terima jabatan Pangdam VII/Wirabuana dari Mayjen TNI Muhammad Nizam kepada Mayjen TNI Bachtiar, S.IP., M.AP, dan Aster Kasad dari Mayjen TNI Bachtiar, S.IP., M.AP kepada Mayjen TNI Meris Wiryadi, S.IP di Mabesad, Jakarta.

Dalam amanatnya, Kasad menegaskan bahwa pergantian jabatan adalah suatu proses manajemen yang tidak bisa berakhir. Jabatan ada batasnya dan sifatnya relatif. Organisasilah yang menentukan seseorang itu dalam jabatan singkat atau panjang. Namun keberhasilan seorang pemimpin tidak diukur dari lamanya ia menjabat. Untuk itu, dalam rangkaian proses manajemen, regenerasi perlu dipikirkan dengan sebaik-baiknya.

Kasad menjelaskan beda usia organisasi dengan manusia, dimana organisasi semakin tua semestinya semakin kuat, sementara manusia semakin tua semakin rapuh. Namun, jika tidak waspada, organisasi bisa semakin tua semakin rapuh. “Untuk itu, jika kita masih memikirkan organisasi dengan pola-pola lama, maka kita tinggal menunggu rapuhnya,” lanjut Kasad.

Dikatakan, seorang pemimpin harus mampu melihat suatu keadaan, bila ada yang tidak kondusif, tidak efektif, tidak efisien, disitulah seorang pemimpin berperan untuk merubahnya. “Hadirnya seorang pejabat baru harus selalu memberikan harapan baru baik kepada organisasi maupun lingkungannya,” jelas Kasad.

Kaitannya dengan jabatan yang diserahterimakan, yaitu Pangdam dan Aster, Kasad menjabarkan bahwa untuk jabatan Pangdam titik beratnya ada di operasi dan teritorial. Teritorial sendiri merupakan keunggulan dan kekuatan TNI AD. Maka dari itu Pangdam yang baru diharapkan bisa terus mencari cara untuk memanfaatkan keunggulan ini dengan sebaik-baiknya. “Keunggulan harus kita rebut, dan kekuatan harus kita wujudkan. Dengan demikian Angkatan Darat akan semakin kuat dan semakin efektif didalam menggunakan doktrin pertahanan keamanan semesta,” demikian penekanan Kasad.

Mutasi pejabat di lingkungan  TNI AD 9 orang, yaitu: Mayjen TNI Muhammad Nizam dari Pangdam VII/Wirabuana menjadi Pa Sahli Tk. III Bid. Banusia Panglima TNI, Mayjen TNI Bachtiar, S.I.P, M.AP., dari Aster Kasad menjadi Pangdam VII/Wirabuana, Mayjen TNI Meris Wiryadi, S.I.P., dari Pa Sahli Tk. III Bid. Banusia Panglima TNI menjadi Aster Kasad, Brigjen TNI Hari Mulyono, S.E., M.M. dari Kasdam VII/wirabuana menjadi Tenaga Ahli Pengkaji Bid. Kepemimpinan Lemhannas, Brigjen TNI Jaswandi dari Wadanjen Kopassus menjadi Kasdam VII/Wirabuana.

Brigjen TNI Sudharmanto dari Dirjen Hankam Deputi Bid. Jianstrat Lemhannas menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka Pensiun), Brigjen TNI Sakkan Tampubolon dari Pati Ahli Kasad Bidang Hukum menjadi Dirjian Hankam Deputi Bidang Jianstrat Lemhannas, Kolonel Inf Muhammad Herindra, M.A. dari Danrem 101/ANT Kodam VI/Mulawarman menjadi Wadanjen Kopassus, dan Kolonel Inf Nukman Kosadi dari Paban Sahli Bidang Dukat dan Bankeman Pok Sahli Bidang Sosbud Sahli Kasad menjadi Pati Ahli Kasad Bidang Hukum.

(dispenad/sir)