Tuesday, 13 November 2018

Selama Bulan Ramadhan

MUI Pantau Tayangan Televisi

Jumat, 12 Juli 2013 — 16:35 WIB
mui1

JAKARTA (Pos Kota) – Majelis Ulama Indonesia (MUI) dana Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) akan menegur stasiun televisi yang menayangkan acara yang dapat mengganggu kekhusyuan umat Islam enjalankan ibadah puasa. Karenanya, MUI dan KPI akan terus memantau seluruh acara yang ditayangkan stasiun televisi.

Itu disampaikan Ketua MUI KH Ma’ruf Amin, di Jakarta, Jumat siang. “Kami sudah mengimbau stasiun televisi seharus di bulan Ramadhan ini menayangkan acara yang mengandung nilia-nilai pendidikan dan religius, sehingga memotivasi penonton untuk beribadah di bulan Ramadhan,” papar Ma’ruf.

Ma’ruf yang juga anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) ini mengatakan, pihaknya juga sudah mengimbau kepada stasiun televisi kalau memang mau menayangkan acara lawakan atau humor jangan berlebihan, apalagi yang dikaitkan dengan agama.

Rektor Universitas Islam Assyafi’iyah Prof DR Tutty Alawiyah menilai tayangan televisi di Ramadhan tahun ini ada perbaikan dibandingkan tahun sebelumnya. “Pengelola televisi memang sedang mencari bentuk tayangan yang cocok untuk masyarakat muslim khususnya di bulan suci Ramadhan ini,” tutur Tutty.

Menurut Tutty, Ramadhan tahun ini banyak acara tayangan televisi yang menyajikan pembacaan kita suci Al-Qura’an. “Kalau untuk acara lawakannya di bulan Ramadhan kali ini tidak berlebihan, berbeda dengan Ramadhan tahun sebelumnya yang menayangkan lawakannya yang berlebihan,” papar dia.

Ia mengatakan ini kan baru memasukki awal Ramadhan karenanya tetap diingatkan kepada pengelola stasiun televisi untuk menjaga kekhusyuan umat Islam dalam menjalan ibadah Ramadhan. “Pakaian wanita yang akan tampil di televisi agar berpakaian sopan,” harapnya. (johara)

  • wargapedulijakarta

    kalo bisa semua acara lawakan di hilangkan sama sekali … acara lawakan boleh tayang lagi setelah lebaran ..