Senin, 15 Juli 2013 15:49:18 WIB

Pilgub Jatim, Khofifah Gugat KPU Jatim

pilgub-sub

SURABAYA(Pos Kota)- Pasca penetapan calon peserta Pilgub Jatim 2013, DPW mengambil langkah hukum atas dicoretnya pasangan Khofifah Indar Parawansa-Herman S Sumawiredja dari Calon Gubernur (cagub)-Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jatim 2013.

Langkah hukum tersebut adalah mengajukan gugatan KPU Jatim ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pmilu (DKPP). “Hari ini gugatan itu kita ajukan,” tegas Ketua DPW PKB Jatim, Halim Iskandar (Gus Halim) kepada wartawan di Kantor DPW PKB Jatim, Surabaya, Senin (15/5)

Dalam menyampaikan keterangan pers, Gus Halim didampingi Khofifah, Herman, Saiful Mahsum (ketua pemenangan Pemilu DPP PKB dan sejumlah pengurus partai pendukung pasangan Khofifah-Herman, seperti Partai Kedaulatan (PK) dan Partai Persatuan Nahdlatul Ummah Indonesia (PPNUI).

Menurut Gus Halim, pasangan Khofifah-Herman bukan tidak lolos, namun tidak diloloskan. Definisi tidak lolos dan tidak diloloskan beda. Artinya, secara adminmistrasi pasangan Khofifah-Herman sudah terpenuhi, namun tidak diloloskan gara-gara ada perbedaan pandangan diantara lima komisioner KPU Jatim.

“Atas dasar itu, KPU jatim dalam menyikapi persoalan dukungan ganda PK dan PPNUI tidak mengedepankan unsur obyekifias, melainkan subyektifitas. Keputusan diambil atas dasar subyektif,” ujarnya.

Karenanya, DPW PKB Jatim selaku partai pengusung pasangan Khofifah-Herman sepakat menggugat KPU Jatim ke PTUN dan DKPP. “Pemahaman perbedaan itu bisa dimasukkan ke PTUN. Dan, saya yakin menang,” tandasnya.

Khofifah menegaskan, tidak ada dukungan ganda PPNUI dan PK. Yang benar adalah dokumen dukungan asli dan palsu. “Anda perlu catat, perang ba’dar pada zaman Rasulullah dilakukan di bulan Ramadhan, perang kemerdekaan RI juga bulan Ramadhan. Perang akan Amar makruf nahi munkar tidak akan pernah padam dan berhenti. Kemungkaran akan dilawan dengan cara maksimal, elegan, sopan, santun dan koridor hukum yang ada,” jelasnya.

(nurqomar/sir)

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.