Jumat, 19 Juli 2013 11:35:46 WIB

Bentrokan di Kendal, 48 Orang Diperiksa Polisi

kapolda-jateng

SEMARANG (Pos Kota) – Kapolda Jateng Irjen Pol Dwi Priyatno menegaskan  pihaknya telah memeriksa 48 orang anggota ormas terkait bentrokan dengan warga Patean dan Sukoharjo, Kendal, Jawa Tengah. Guna pemeriksaan lanjutan, mereka diamankan di Mapolres Kendal.

Menurut Kapolda, anggota ormas  yang diperiksa ituberasal dari Temanggung. Orang nomor satu di jajaran Polda Jateng itu minta agar semua pihak menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan polisi. ” Tunggu hasil pemeriksaan,” ujarnya .

Kapolda menyayangkan terjadinya bentrokan di Kendal karena sebelumnya dirinya telah melakukan koordinasi dengan sejumlah organisasi massa. “Saya sudah berkoordinasi dengan sejumlah ormas soal larangan sweeping karena dapat menimbulkan gangguan kamtibmas, tandasnya . Hingga Jumat (19/7), Polisi masih menempatkan personilnya di lokasi bentok untuk berjaga-jaga bila terjadi bentrok susulan.

Sementara itu Kapolres Kendal AKBP Asep Jenal Ahmadi, menyebutkan selain Tri Munarti yang meninggal dunia di rumah sakit, ada pula lima korban luka akibat tertabrak mobil yang diduga dikemudikan anggota ormas keagamaan itu saat terjadi bentrok. “Satu di antaranya anggota Satuan Dalmas Polda Jateng, dan lainnya warga setempat,” katanya.

Disebutkan , bentrok antara massa dengan puluhan warga Sukorejo itu terjadi , Kamis (18/7) sekitar pukul 14.00 WIB. Bentrokan diduga dipicu aksi sweeping yang dilakukan anggota ormas di tempat lokalisasi di Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal pada Rabu (17/7).

Warga setempat menolak sweeping yang dilakukan anggota ormas Temanggung itu karena menilai ormas tidak berhak, dan bukan wilayah ormas yang bersangkutan. Akibat bentrok tersebut, sejumlah laskar yang mengatasnamakan umat Islam dan warga setempat menderita luka, satu unit mobil bernomor polisi AB 7105 SA milik ormas itu dibakar massa, sedangkan beberapa mobil lain  rusak terkena lemparan batu.

Kapolda dan Pangdam Turun Langsung

Bentrokan antarmassa di Kendal menyita perhatian khusus Kapolda Jateng Irjen Pol Dwi Priyatno dan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Sunindyo . Kedua jenderal tersebut turun langsung ketika anggota ormas dikepung ribuan warga. Kapolda dan Pangdam ikut ambil bagian ketika terjadi negoisasi ketika anggota ormas berlindung dari amuk massa di Masjid Besar di Alun -Alun Kendal.

Saat itu laskar ormas yang tersandera oleh warga merupakan laskar gabungan dari Temanggung, Kendal dan Kabupaten Semarang . Dibawah komando Kapolda dan pangdam  akhirnya proses evakuasi selesai meski sempat berjalan alot. Meski masih dijaga polisi, tetapi lokasi bentrokan berangsur mulai pulih.

(suatmadji/sir)

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.