Thursday, 23 May 2019

Kapolda Jabar Tinjau Jalur Mudik

Jumat, 19 Juli 2013 — 7:23 WIB
polbar197

PURWAKARTA (Pos Kota) – Kapolda Jawa Barat, Irjen Aloysius S, Jumat (19/7) ini memberi pengarahan kepada perwira di tiga Polres yakni Polres Purwakarta, Polres Subang dan Polres Karawang terkait persiapan arus mudik. Pembekalan orang nomor satu di Kepolisian Jawa Barat itu akan dilaksanakan di Gedung Grha Vidya, Jatiluhur, Purwakarta. Demikian disampaikan Kabag Humas Polres Purwakarta AKP Sunarso, kepada Pos Kota.

Sunarso mengatakan, Kapolda Jawa Barat Irjen Aloysius S membuka kegiatan itu pukul 08.30 wib. Kemudian, mensurvei sejumlah jalur mudik di wilayah Purwasuka (Purwakarta-Subang dan Karawang). ” Detailnya belum tahu, tetapi mungkin jalur utama mudik yang akan dikunjungi Pak Kapolda seperti GT Cikopo dan jalur pantura,” ungkapnya.

Kapolres Purwakarta AKBP Slamet Hariyadi menyatakan, tiga jalur mudik di wilayahnya sudah siap dilalui kendaraan pemudik Lebaran 1434 H. Ketiga jalur mudik dimiliki Polres Purwakarta antara lain jalur tengah Sadang-Kalijati, jalur Cikopo-Mutiara dan Ciganea-Wanayasa. “Hanya di jalur tengah masih ada jalan berlobang yang harus segera diperbaiki. Kita telah minta perbaikan jalan di jalur tengah harus sudah selesai H-15,” tegasnya.

Menurutnya, kantong kantong kemacetan di wilayahnya seperti di GT Sadang atau sekitar pusat pembelanjaan STS, Jalan Raya Campaka dan jalur Cikopo sudah mulai dirumuskan pemecahannya salah satunya menata kegiatan kendaraan angkot dan berkoordinasi dengan sejumlah perusahaan di sepanjang jalur mudik seperti PT Dada Indonesia, PT Eisntren dan PT Sukwan. “Kita telah imbau perusahaan-perusahaan untuk meliburkan operasionalnya pada H-7,” paparnya.

Persiapan jalur mudik terus dikebut Polres Subang. Kasatlantas Polres Subang AKP Ricko Taruna menuturkan, pihaknya telah menyurati kontraktor perbaikan Jalur Pantura Subang agar segera merampungkan perbaikan jalan diwilayahnya. “Intinya kita telah mintakan H-7 jalur pantura sudah dapat dilalui pemudik lebaran,”tegasnya.

Pantauan Pos Kota, kondisi Jalur Pantura sepanjang 46 kilometer mulai dari Gamon, perbatasan Karawang-Subang jembatan Sewo di perbatasan Subang-Indramayu, di sejumlah ruas masih ditemukan jalan bopeng dan bergelombang.

Kondisi paling parah terdapat antara Sukasari-Pamanukan dan Pusaka Jaya-Pusakanagara. “Di ruas paling utara subang atau perbatasan Subang-Indramayu yang amat parah. Kondisi jalan bergelombang dan bopeng membuat pengendara tak nyaman,” tutur Muklis, 24, satu pengendara motor, Kamis.

Ricko menambahkan, pihaknya telah membangun kesepakatan bersama dengan empat kontraktor yang mengerjakan proyek perbaikan jalur Pantura. “Mereka sepakat, H-15 semua pekerjaan sudah rampung,” tukasnya.

Agar waktu yang tersedia berlaku efektif, pihaknya meminta pengerjaan dilakukan secara selektif-prioritas. “Yang didahulukan dikerjakan yang bolong-bolong,” pintanya.

Perbaikan jalan tampak sedang dikebut,di ruas Batangsari-Sukasari, Pusakajaya, jembatan layang Pamanukan dan Patokbeusi. Diantaranya ada yang dengan penambalan dan pengaspalan ulang.(dadan)

Kapolda Jawa Barat Irjen Aloysius S