Friday, 20 April 2018

Selama Puasa, 3 Tempat Hiburan Langgar Jam Operasional

Jumat, 19 Juli 2013 — 14:39 WIB
hibur

JAKARTA (Pos Kota) – Pengusaha hiburan malam tampaknya sudah tak sabar untuk membuka usahanya. Padahal Ramadhan baru berjalan sepekan. Buktinya dari pengawasan yang dilakukan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta terkait jam operasional tempat hiburan selama bulan puasa, terdapat tiga tempat hiburan yang melakukan pelanggaran.

Ketiganya adalah dua usaha bar dangdut dan satu usaha karaoke.

Dua tempat usaha bar dangdut tersebut beroperasi tanpa izin penyelenggaraan dari Disparbud, berlokasi di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan. Sanksi yang diberikan kepada dua tempat usaha ini adalah melakukan penghentian kegiatan dan sedang dalam diproses untuk disegel oleh Satpol PP DKI.

Sedangkan satu usaha lainnya berjenis karaoke berlokasi di kawasan Jembatan Tiga, Jakarta Utara, melanggar jam operasional.
“Kami telah layangkan peringatan tertulis,” ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, Arie Budiman, Jumat (19/7).

Seperti diketahui, selama Ramadhan pembatasan jam operasional diberlakukan untuk 1.799 tempat hiburan di Jakarta.
Dari total jumlah tersebut sebanyak 898 tempat hiburan harus ditutup penuh selama ramadhan.

Sedangkan yang diatur jam operasionalnya hanya ada 540 tempat hiburan atau sekitar 30 persen dari total jumlah tempat hiburan di Jakarta. Sisanya, 20 persen atau sekitar 361 tempat hiburan boleh tetap buka selama ramadhan.

Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) No. 19 tahun 2004 tentang Kepariwisataan dan Surat Keputusan Gubernur DKI Jakarta No. 98 tahun 2004 tentang Waktu Penyelenggaraan Industri Pariwisata di DKI Jakarta. Serta Surat Edaran Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta No. 35/SE/2013 per tanggal 29 Mei 2013.

(guruh/sir)