Sunday, 15 September 2019

2.700 Siswa Miskin di Kota Bekasi Dijamin Biaya Pendidikannya

Senin, 22 Juli 2013 — 15:32 WIB
siswi1

BEKASI (Pos Kota) – Sebanyak 2.700 siswa miskin di Kota Bekasi dijamin biaya pendidikannya di sekolah swasta pada tahun ajaran 2013-2014.

Walikota Bekasi, Rahmat Effendi, menegaskan Pemkot Bekasi terus berkomitmen memperbaiki sistem pendidikan di wilayah setempat. Salah satunya adalah dengan penyelenggaraan PPDB 100 persen online.

“PPBD Online 100 persen juga melibatkan sekolah swasta. Bagi siswa miskin yang tidak diterima di sekolah negeri, maka disiapkan kuota di sekolah swasta dengan biaya gratis ditanggung pemerintah daerah,” kata Walikota saat menemui perwakilan siswa miskin.
.
Walikota menjamin, kuota siswa miskin yang akan dibiaya sekolah gratis di sekolah swasta mencapai 2.700 siswa.

“Pemkot Bekasi komitmen terhadap masalah pendidikan. Tidak boleh ada warga yang tidak sekolah hanya karena alasan biaya, karena semua biaya sudah ditanggung oleh pemerintah daerah,” tegas Rahmat.

Sementara itu, kepala bidang pendidikan menengah Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Dedy Junaendi mengatakan, para siswa miskin yang hari ini datang ke Pemkot Bekasi sengaja dihadirkan untuk menjawab tudingan banyak pihak bahwa siswa miskin di Kota Bekasi tidak bisa sekolah akibat kebijakan PPDB Online 100 persen.

“PPDB Online 100 persen tidak menghilangkan hak pendidikan siswa miskin, karena Pemkot Bekasi telah mengalokasikan pembiayaan pendidikan untuk 2.700 siswa miskin di sekolah swasta,” tegas Dedy.

Di tempat yang sama, koordinator pendamping Keluarga Harapan Kementerian Sosial Usep Satriana menjelaskan pihaknya telah melakukan pendataan terhadap terhadap 10.000 keluarga miskin, dan ditemukan 2.700 siswa miskin di Kota Bekasi.

Siswa miskin tersebut, kata dia, terdiri dari siswa kelas VI yang akan masuk SMP/sederajat sebanyak 1.229 siswa dan siswa lulusan SMP yang hendak masuk SMA/sederajat sebanyak 1.418 siswa.

“Data tersebut kita perolah dari pendampingan di lapangan,” kata Usep.

(dieni/sir)

Teks Gbr- Siswa miskin di Kota Bekasi ramai-ramai menemui walikota. (dieni)