Thursday, 22 November 2018

Tawuran, Dua Siswa Bawa Sajam Diamankan Polisi

Selasa, 23 Juli 2013 — 11:43 WIB
clurit-sub

DEPOK (Pos Kota) – Tawuran usai pulang pulang, dua orang siswa SMA swasta diamankan polisi karena kedapatan membawa senjata tajam (sajam) di wilayah Depok Timur, Jawa Barat. Siswa tersebut adalah MR, 17 dan PP, 17..

“Dari tangan MR, kita menyita senjata tajam jenis parang,”ujar Kapolsek Sukmajaya, Kompol Agus Widodo, Selasa (23/7) siang.

Mantan Kapolsek Beji ini mengungkapkan, pelajar yang telah membawa senjata tajam terbukti melanggar undang-undang darurat yaitu kedapatan memiliki dan membawa senjata tajam di muka umum. “Pihak orang tua dan pihak sekolah sudah kita panggil. Jika tidak datang, pelaku membawa parang tidak akan kita bebaskan,”katanya.

Agus mengatakan perlu ada pengawasan ekstra dari pihak sekolah dalam mengatasi tawuran pelajar. “Masa bulan puasa, pelajar masih saja tawuran. Saya minta agar pihak sekolah bisa memberi pengawasan,” tegas dia.

Ke depan, ia berjanji akan menempati sejumlah personel guna berpatroli pada beberapa titik rawan tawuran. “Bagi pelajar, kalau sudah waktunya pulang, baiknya segera pulang. Jangan suka nongkrong,” pungkasnya.

(angga/sir)

Teks Gbr- Siswa  SMA yang membawa sajam diamankan petugas Polsek Sukmajaya. (angga)