Sunday, 25 August 2019

Tiga Emas, Target PBSI di SEA Games Myanmar

Jumat, 26 Juli 2013 — 7:31 WIB
dangdohot267

JAKARTA (Pos Kota) – Meski terjadi perubahan dalam struktur kepengurusan hingga susunan pemain, Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) tidak akan mengubah target pada SEA Games 2013 di Myanmar, Desember nanti.

Tim bulutangkis Indonesia diyakini tetap dapat memenuhi target tiga medali emas dan dua medali perak, meski tanpa diperkuat sejumlah pemain terbaik mereka.

Ricky Soebagdja, Manager Tim Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis dan SEA Games 2013, sebelumnya mengungkapkan Tommy Sugiarto (tunggal putra), Ahmad Tontowi/Liliyana Natsir (ganda campuran), serta Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (ganda putra) absen di SEA Games karena harus berlaga di final BWF.

“Saya yakin negara-negara lainnya seperti Malaysia dan Thailand juga pasti akan mengubah susunan pemain mereka demi bisa bermain di kejuaraan BWF Superseries Finals 2013. Karena kalau tidak tampil di sana akan ada hukuman berupa denda mencapai 5.000 dolar AS (Rp51,4 juta) plus 2.000 (Rp20,5 juta) serta sanksi tidak boleh bermain di dua kejuaraan pada tahun berikutnya,” jelas Ricky.

“Untuk itu kita tidak mengubah target karena kami yakin dengan kemampuan pemain pelapis kedua ini. Kami sudah merancang sedemikian rupa sehingga ada ukuran serta patokan bagi kami untuk menentukan pengganti para pemain unggulan di SEA Games. Jadi kualitas para pemain pengganti tidak berbeda jauh dari pemain-pemain unggulan kita,” jelas Ricky yang kini menjabat sebagai Kepala Sub Bidang Pelatnas yang dahulu dipimpin Christian Hadinata.

DUET DENGAN REXY
Diangkatnya Ricky sebagai Kasubid Pelatnas akan membuatnya kembali berduet dengan Rexy Mainaky yang mengemban tugas sebagai Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI.

Sedangkan Christian kini dipercaya sebagai Staff Ahli Pendidikan dan Pelatihan. Untuk tugas Ricky yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubid Humas dan Sosial Media, kini dipercaya kepada mantan pemain tunggal putri era 90-an, Yuni Kartika.

Yuni adalah finalis Indonesia dan Malaysia Terbuka 1992 dan tercatat sebagai anggota tim juara Piala Uber 1994 dan kerap tampil menyapa pecinta bulu tangkis Tanah Air lewat siaran pertandingan bulu tangkis yang dipandunya di sejumlah stasiun televisi.

“Ini sebuah tugas yang menyenangkan dan bisa berada dalam kepengurusan PBSI membuat saya senang. Saya harap kerjasamanya dan siap memberikan informasi terkait pelatnas Cipayung,” kata Yuni. (junius/si)

Tommy Sugiarto tidak ikut tampil di SEA Games Myanmar