Monday, 24 September 2018

Tertipu Akun Penjualan Gadget di Facebook

Sabtu, 27 Juli 2013 — 17:40 WIB

Redaksi Pos Kota, Yth.

Bersama ini saya bernama Basuki SE, Alamat Taman Meruya Ilir Blok I/3 No 7 RT 007 RW 07 Meruya Utara Jakarta 11620 dengan nomor KTP NIK 3173081111540002 ingin menyampaikan kepada seluruh pembaca tercinta agar supaya tidak terjadi penipuan yang sama menimpa pembaca yang budiman.

Bukti Transfer ATM

Berikut kejadiannya :

Pada tanggal 22 Juli 2013 kami menerima message dari facebook seorang teman (yang ternyata sudah di hack) yang intinya menawarkan beberapa gadget smartphone, kamera dan lensa dan lain2nya dengan harga murah.

Modusnya, menggunakan nama teman saya (SM) yang sudah dikuasai oleh hacker menawarkan gadget tersebut yang terlampir dalam lama facebooknya dan bila berminat silahkan hubungi ke sdr Muhammad Suhaini dengan telepon nomor 0823.9440.0354 yang mengaku pegawai suatu instansi pemerintah.

Dia menawarkan barang tersebut dengan cara transfer dulu kemudian akan dikirim barangnya. Seperti terhipnotis saya menurut saja (biasanya saya rasional terhadap hal-hal yang aneh dan tidak masuk akal) dan mentransfer uang sebesar Rp 2 juta dan teman saya sebesar Rp 2,5 juta ke sdr. MUHAMMAD SUHAINI ke Rekening Bank MUAMALAT no. 8040005886 melalui ATMandiri yg berlokasi di Alfamart Taman Meruya pada tanggal 22 Juli 2013 pukul 15:29 (bukti terlampir).

Setelah transfer kami baru menyadari dan curiga kalau ini penipuan, dan yernyata benar karena kami telpon terus tapi tidak ada jawaban.

Kemudian kami telepon ke Call Center Bank Muamalat untuk mengadukan nasabah atas nama Muhammad Suhaini tersebut namun disarankan membuat pengaduan dulu di Bank Mandiri karena kami nasabah Bank Mandiri dan kemudian akan diserahkan ke customer service Bank Muamalat.

Setelah kami memperoleh bukti laporan di Bank Mandiri maka kami menuju Bank Muamalat di Jln Jenderal Sudirman (Gedung Arthaloka) dan oleh Customer Service tidak diterima pengaduan tersebut karena secara prosedur harus antar bank yang mengadu, bukan nasabahnya.

Berarti dalam hal penipuan oleh nasabah Bank Muamalat maka kita sulit untuk minta action dengan segera , alih-alih akan melakukan action yang diperlukan, berkas-berkas pengaduan kami yang dibuat BankMandiri tidak diterima, bahkan tidak dicatat kalau ada pengaduan kami, mereka hanya menunggu laporan dari Bank Mandiri sesuai prosedur yang baku.

Oleh karena itu kami melaporkan kejadian ini melalui Pos Kota dan juga ke Kantor Polisi agar bisa dilakukan tindakan mengingat pelakunya akan leluasa melakukan penipuan karena rekeningnya tidak segera diblokir dan tidak dilakukan pencatatan dan penyelidikan oleh Customer Service Bank Muamalat.

Dalam kesempatan ini kami menghimbau para pembaca dan pelanggan Kompas untuk berhati-hati dan selalu curiga terhadap akun facebook kita, teman atau saudara yang bisa di hack oleh para hacker untuk tujuan penipuan.

Demikian kami sampaikan semoga ada manfaatnya dan terima kasih kepada Harian POS KOTA untuk memuatnya.

Salam,

Basuki, SE

Lampiran Bukti : 3 lembar (ktp saya, struk atm, surat pengaduan)

  • hartono

    sdr Basuki SE, sy termasuk korban dan sy ke bank muamalat makassar jawabannya sama…harusnya cs bank langsung tanggap dan serius menghadapi ini…jangan jangan ada oknum bank muamalat ikut terlibat

    • SAMBER NYOWO

      KAYAKNYA SIH IYA NIH……ADA OKNUM BANK MU’AMALAT YG IKUT MAIN….

      • rengga.irawan.779

        selalu muamalat ya???

    • warga

      kasus penipuan rata2 bank muamalat sm BRI, coba dech perhatiin berita2 yang ada

  • Mangap

    Harusnya bank bisa lebih tanggap atas berbagai kasus penipuan yang ada. mereka bisa segera memblokir dana sehingga tidak sempat diambil. kalau tidak, makin lama akan makin banyak penipuan di indonesia. Kalau ada laporan harusnya segera di tindak lanjuti dan di cek yang mana yang benar dan yang salah. dan lindungi yang benar dengan memblokir dananya

  • warga

    kenapa penipuan kebanyakan dari bank muamalat y ??? jadi tanda tanya

  • hartono

    manajemen bank muamalat menciptakan embrio nasabah penipu akibat lambannya penanganan kasus penipuan yang melibatkan nasabahnya

  • chandra

    bank apapun tetap saja bisa dipakai untuk penipuan, yang terpenting beli online kalau bisa jelas alamat penjualnya kita bisa datang ke tempat penjualnya, kalau tidak bisa datang 95% penipuan.

  • pria

    Kok masih bisa ya, buat rekening bank fiktif (ini pasti fiktif, klau ga fiktif, dgn mudah pelaku ditangkap, krn skrg administrasi kependudukan sdh mulai rapi, ga bisa orang punya ktp double), saya yang ingin buat rekening bank dengan dokumen yang sah aja sulit, mesti pakai kartu keluarga, ktp, surat keterangan penghasilan dari perusahaan, mengisi angket penghasilan yang memusingkan, sedangkan ini maling mudah banget bikin rekening, atau manajemen bank muamalat yang buruk????????????????

  • bawono

    Ya ikut prihatin.
    Biasanya Pak…, dari Bank berkata :
    Hati hati dg saldo anda.
    karena kuncinya ada pd tangan anda.
    Jagalah kerahasiaan PIN anda,
    hati hati transaksi yang tidak transparan.
    Biasanya ada himbauan seperti itu bahkan sudah baku.
    Maka kalu ada hal hal spt Bpk,

    pihak bank lepas tangannya gampang.
    jangan ada lagi.

  • Konsumen Kecewa

    Apa susahnya sih bank Muamalat memblokir nasabah tertentu yg sudah banyak laporan atas penipuan, toh itu kan buat kepentingan bersama, dan yg pasti nasabah lain akan merasa puas dgn pelayanan bank Muamalat.
    Utk bank2 di Indonesia semoga bertindak cepat dan memblokir nasabah yg terbukti banyak pengaduan atas penipuan.

  • ANAS

    CARA PRAKTIS, MINTA DITEMUKAN DENGAN PIMPINAN BANK MUAMALAT, KARENA TERKESAN MELINDUNGI PELAKU PENIPUAN. ARTINYA MUAMALAT MELINDUNGI NASABAHNYA YANG MENIPU.

    SEBAIKNYA JANGAN PAKAI NAMA MUAMALAT YANG BERBAU ISLAM LAGI….. MEMALUKAN…..

  • H Sanusi

    Sebab bank Muamalat pakai nama Alloh jadi umat percaya.