Monday, 10 December 2018

Ketua SP Pelindo II Merasa Diintimidasi

Selasa, 30 Juli 2013 — 0:27 WIB
sp[pelindo207

JAKARTA (Pos Kota) – Ketua Serikat Pekerja Pelindo II Kirnoto mengaku diintimidasi oleh Dirut Pelindo II RJ Lino melalui surat resmi yang dikirimnya meminta agar dia dan 16 Ketua SP Cabang mencabut laporannya ke Meneg BUMN, Presiden RI, DPR, Menhub dan instansi lainnya terkait penyimpangan yang dilakukan keluarga dirut tersebut.

“Saya diancam kalau tidak mencabut laporan saya ke Presiden dan Menteri akan dilaporkan ke Polisi sama RJ Lino,” terang Kirnoto.“Saya dikasih waktu terakhir hari Senin.”

Cara-cara seperti ini, lanjut Ketua SP Pelindo II merupakan bentuk teror, kriminalisasi, menakut-nakuti dan penekanan.

Seharusnya Meneg BUMN cepat mengambil keputusan dengan turun langsung menyelidiki kebenaran laporan kami.

Menurutnya, sesuai dengan pernyataan Meneg BUMN agar istri dan keluarga direksi yang meggunakan fasilitas perusahaan dilaporkan ke dirinya dan segera diberikan tindakan tegas terhadap direksii bersangkutan, kini SP Pelindo ll menuntut penegasan Dahlan Iskan tersebut.

“Awalnya saya dengar Pak Dahlan mau menindak tegas RJ Lino seperti Dirut BUMN lainnya tapi belakangan kesannya Meneg takut menindak Pa Lino,” ujar Kirnoto. “Kita siap menunjukan bukti-buktinya.”

Seharusnya dengan bukti terlampir yang sudah kita kirimkan dalam surat tersebut sudah bisa dilakukan penyelidikan, jika terbukti Meneg jangan segan-segan harus langsung mengganti Dirut Pelindo ll.

“ Kami menuntut apa yang sudah diucapkan Meneg BUMN bahwa siapapun Dirut yang melakukan penyimpangan harus dilaporkan ke dirinya dan akan dipecat,” kata Kirnoto.

MOBIL DIKEMBALIKAN

Sekretaris Perusahaan Pelindo ll Yan Budi membenarkan mobil Hyundai B 77 BTY digunakan oleh istri Dirut Pelindo II dengan biaya perusahaan. Namun mobil tersebut kini sudah dikembalikan ke perusahaan dan parkir di halaman kantor pusat Pelindo II.

“Biar tidak ramai, Ibu Dirut sudah mengembalikan mobilnya ke kantor kok, tuh ada sekarang parkir di halaman kantor,” kata Yan.

Dirut Pelindo II RJ Lino membenarkan pihaknya akan mempolisikan ketua umum SP Pelindo ll jika tidak bisa membuktikan dia melakukan penyimpangan.

Menurutnya saat berbuka puasa di rumahnya, dirinya siap membayar biaya rumah sakit adik kandungnya Rp95 juta, tapi tagihannya sampe sekarang belum ada. Sedangkan masalah mobil yang dipakai istrinya bukan kemauan pribadinya. (dwi)

Teks : Ketua Serikat Pekerja Pelindo II Kirnoto

  • mahyudin

    Terlalu, sudah salah pake ngancam2 nakut2in dilaporin ke polisi, ga malu apa tuh dirut. Pa dahlan coba liat punya anak buah begini kok masih dipake aja. Ada apa sih pa dengan bpk, kok kayaknya takut sm dirutnya

  • Karnito

    istighfarr…

  • Iqbal

    “Cara-cara seperti ini, lanjut Ketua SP Pelindo II merupakan bentuk teror, kriminalisasi, menakut-nakuti dan penekanan”
    -> komentar diatas bukannya terbalik?? keliatannya SP juga tidak menyampaikan “masalah ini” secara santun, musyawarah untuk mufakat dan cara yang islami, malah sebaliknya menteror dan menekan sana sini untuk MENJATUHKAN, bukan memperbaiki. Mari kita bersama instrospeksi diri. Setiap manuasia pasti ada kesalahan, dan muslim lainnya wajib mengingatkan dengan cara cara yang santun dan sesuai syariat…

  • tortor

    Kinorto ni udh gila. Pak lino gak perlu melayani orang seperti ini. Lg pun gak level la. Yg penting gmana caranya pak lino berpikir utk pelindo 2 menjadi pelabuhan yg besar dan memberikan kontribusi bagi kemaslahatan rakyat indonesia.

  • Mantan-Maritim

    Sudah hal umum dari dulu kalo ketua SPPI selalu mencari kesalahan Direktur utamanya…… terus buat berita apa lagi biar heboh… tenang orang pintar juga tahu mana yg benar mana yg salah… maju terus RJ lino