Monday, 19 November 2018

Memangnya Polisi Dapat Dispensasi Berbuat Mesum?

Jumat, 2 Agustus 2013 — 10:06 WIB
nah-sub

ADA-ADA saja kelakuan oknum polisi bernama Haris, 32, ini. Ketika digerebek warga karena berbuat mesum saat orang salah tarawih, enak saja bilang: “Saya ini anggota Brimob lho!” Tapi warga tak peduli, sehingga pasangan mesum yang mau lari itu diserahkan ke Mapolsek Sigli, Aceh.

Jabatan buat nakut-nakutin orang, kini rupanya sedang ngetren. Kemarin dulu ada anak remaja yang nekad melanggar jalur busway, tapi dengan ngaku anak Kapolri lengkap dengan tunjukkan kartu nama, dia dilepaskan. Rupanya petugas busway dan Jubir Transjakarta ketakutan luar biasa, sehingga sama sekali tak mau menyebut siapa nama “bapak” anak jendral itu. Padahal belakangan, remaja itu bukan anak Kapolri, kecuali hanya ngaku-ngaku. Dasar mental kuli dari bangsa yang minder, digertak begitu saja sudah ketakutan.

Bila di Jakarta ngaku anak Kapolri, di Sigli ada Brimob yang benar-benar Brimob, mencoba menakut-nakuti rakyat dengan profesinya. Dia pikir bila sudah buka identitas sebagai Brimob, warga akan segan dan kemudian membiarkan saja berbuat a susila. Tapi perkiraan Haris ini salah total. Sebab meski sudah buka diri siapa dia, warga tetap menyerahkan oknum polisi yang telah mencemari kampungnya.

Alkisah, oknum Brimob dari Sigli ini sedang menjalin hubungan dengan seorang perawat, Fitri, 24, namanya. Di hari-hari tertentu dia suka mengapeli petugas medis di salah satu puskesmas itu. Namun selama bulan puasa ini, dia semakin getol berkunjung ke kos-kosan Fitri. Apa latar belakangnya? Di kala orang sibuk ke mesjid menjalankan salat tarawih, dia berbuat senonoh kan tak ada yang tahu.

Jika hanya sekali dua kali, mungkin iya. Tapi karena ini berkali-kali, penduduk pun jadi curiga. Kenapa lelaki yang bukan muhrim ini kok rajin banget berkunjung ke rumah Fitri di malam hari? Jangan jangan memang ada udang dibalik batunya. Warga Lingkungan Blok Ban, Gampong Kramat Luar, Kecamatan Kota Sigli, ini pun semakin intensif mewaspadai sepak terjang pacar Fitri.

Ternyata Fitri memang pinter berkamuflase. Agar warga tak curiga, di saat orang salat tarawih di mesjid, dia juga ke mesjid, sementara cowoknya dibiarkan berada dalam rumahnya sendirian. Jadi bila warga yang lain ikut sampai 23 rakaat, dia  cukup 11 saja, sebab ingin segera ketemu doinya.

Tapi kali ini perhitungan Fitri meleset. Saat dia pulang dari mesjid dengan masih pakai mukena segala, warga sudah berkerumun depan rumahnya, minta ditunjukkan di mana keberadaan lelaki yang suka berlama-lama ke sini. “Nggak ada siapa-siapa kok di rumah. Kalau nggak percaya, geledah saja,” tantang Fitri, yang mustinya sekedar gertak sambal.

Ternyata warga tetap masuk dan menggeledah, dan benar juga di dalam ditemukan Haris sedang bersembunyi. Begitu banyak warga masuk rumah, dia pun menggertak, “Saya ini anggota Brimob, kalian jangan macem-macem.” Tapi warga tak gentar juga, sehingga meski Haris sempat berusaha lari, warga terus mengejarnya hingga tertangkap. Polisi Polsek Sigli juga segera tiba, sehingga Haris dan Fitri diamankan ke kantor polisi.

(JPNN/Gunarso TS)

  • SAMBER NYOWO

    WAAAHHH…BRIMOB BENERAN…??? MALU NIH CORPSNYA…KASIAN JUGA NIH SI FITRI…BISA-BISA GAK BEBAS BER IDUL FITRI DI SEL POLISI…..

  • bawono

    Emang kalo sudahj Brimob sudah hebat bener….?
    mestinya kemaren jg dibawa ke polsek.
    Bawa aja ke penangkaran BUAYA.., CEBURIN DISITU.
    MASIH KELIHATAN TANDA2 BRIMOBNYA APA GAK…?
    GAMPANG KAN SOLUNYA…?
    NAGKU BRIMOB DITANYA YANG DIASAKU KIRI BERARAH 8 KAGAK NGERTI. YAKIN 1000 % PADA GAK NGERTI.
    NGAJI DULU KE BAWONO BRIMOB BRIMOB YANG BELAGU.
    ITU HASTA MANGGALA NAMANYA BRO.
    KELAKUAN BRIMOB TERJABAR DISITU.
    LAH KALO BRIMOB YANG SATU INI=YANG TERSIMPAN SEPTICTANK.

  • Noerdhin Rockstand

    waaah ahrus nya di gebugin dulu tuh baru serahin ke petugas…biar gak seenak nya ngaku2 petugas.