Wednesday, 24 April 2019

Merokok di KA Akan Diturunkan

Jumat, 2 Agustus 2013 — 6:24 WIB
uploads--1--2011--12--Himbauan-Larangan-Merokok-Tak-Diindahkan-Oleh-Penumpang-KA-Argo-Sembrani

JAKARTA (Pos Kota) – Bagi penumpang KA agar menahan diri tidak merokok selama belasan jam di dalam kereta api. Sebab, menajemen PT Kereta Api Indonesia mengeluarkan aturan tegas bagi penumpang yang merokok dikenakan sanksi dengan diturunkan paksa .

“Kita tidak main-main, kalau ada penumpang yang ketahuan merokok di saat kereta jalan, akan ditegur lebih dulu oleh petugas Polsuska, kalau ngeyel atau ngotot, sudah pasti akan diturunkan paksa di tengah jalan,” ujar Sugeng Priyono, Humas PT KAI.

Aturan larangan merokok, kata Sugeng, sama dengan peraturan di dalam pesawat penerbangan, di mana penumpang dilarang menghidupkan telepon selulernya. Hal itu guna memberikan kenyamanan bagi penumpang lainnya yang tidak suka dengan asap rokok.

Disinggung mengenai pelayanan terhadap penumpang kereta api, dia mengatakan untuk tahun ini semua kereta api ekonomi sudah ber-AC semuanya.

Bahkan untuk penjualan tiket kereta api, kini diperpanjang waktunya menjadi 90 hari sebelum hari pemberangkatan, sehingga pada saat Lebaran atau hari pemberangkatan tidak ada penumpukan antrian penumpang di stasiun kereta. “Yang datang ke stasiun tinggal berangkat saja, tidak harus menginap segala seperti tahun-tahun sebelumnya,” terang Sugeng.

Selama perjalanan, pedagang asongan juga dijamin tidak akan ada lagi di atas kereta, karena akan ditangkapin oleh petugas Polsuska, sehingga penumpang merasa aman dan nyaman naik kereta api meskipun kereta ekonomi bertarif murah. (dwi)

  • aldo

    Salut buat PJKA, Saya orang pertama yang mendukung kebijakan baru dilarang merokok.. klo perlu yang merokok dendain uang pak buat kas amal anak yatim piatu

  • liem ming tjoe

    Sebaiknya buat gerbong utk smoking room jd terpisah utk merokok sekaligus ksntin jd bisa lumayan kantinnya jual mahalpun pasti byk yg beli asalkan bisa merokok

  • rick

    Sebaiknya yg merokok di denda Rp 100 jt, biar kapok, namanya juga naik kereta api bereng2, tolong jaga kesehatan. Terima kasih.