Friday, 19 July 2019

Mau Pulang ke Kampung Halaman

TKI di Bandara Soetta Dipaksa Naik Taksi Gelap

Jumat, 2 Agustus 2013 — 7:48 WIB
taksigelap28

JAKARTA (Pos Kota) – Oknum petugas di Terminal 2 Bandara Soekarno – Hatta, Tangerang disinyalir mengarahkan TKI mencharter ‘taksi gelap’ untuk pulang ke kampung halamannya.

Aksi oknum petugas tersebut dilaporkan kepada Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Moh Jumhur Hidayat saat berbuka puasa bersama TKI di gedung BPK TKI Selapajang, Banten.”Kami siap memberikan bukti-bukti rekaman dan foto-foto itu kepada Pak Jumhur,” teriak para supir.

Menanggapi keluhan supir angkutan khusus kepulangan TKI itu, Jumhur memerintahkan Kepala BPK TKI Selapajang, Komisaris Besar (Kombes) Pol Rolly Laheba melakukan penyelidikan lebih jauh.

“Jika memang benar adanya bukti-bukti itu, kami akan bersurat dan melakukan koordinasi dengan pihak Angkasa Pura, agar dilakukan tindakan tegas,”kata Jumhur.

Jumhur mengatakan, kepulangan TKI secara mandiri sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Permenakertrans) Nomor 16 Tahun 2012 yang mulai diberlakukan pada 26 Desember 2012 lalu, saat ini sedang dikaji dan dievaluasi.

Karena dalam praktik di lapangan terjadi banyak penyalahgunaan. Ia banyak mendapatkan informasi dan pengaduan dari masyarakat khususnya keluarga TKI, bahwa banyak TKI yang ditipu, dibius, dan kemudian dibuang di tengah jalan, sementara barang-barang berharga yang dibawa TKI dari luar negeri – seperti uang, handphone, laptop, dan barang-barang berharga lainnya dirampas pelaku.

Jumhur memastikan bahwa kepulangan TKI setibanya dari bekerja di luar negeri ke daerah asal masing-masing yang diantar angkutan khusus kepulangan TKI melalui Balai Pelayanan Kepulangan (BPK) TKI di Selapajang, Tangerang, Banten, aman sampai di rumahnya.

“Karena para TKI tersebut diantar sampai rumah dan dilakukan serah terima dengan keluarganya. Berikut berita acara serah terima yang ditandatangani keluarga TKI. Karenanya TKI dipastikan aman sampai rumah,” kata Jumhur, yang memerintahkan petugasnya untuk tidak memaksa TKI gunakan angkutan khusus. (Tri)