Tuesday, 23 July 2019

Tujuh Juta Pemudik Lintasi Bekasi

Jumat, 2 Agustus 2013 — 17:56 WIB
Pemudik gunakan sepeda motor bahayakan keselamatan

Pemudik gunakan sepeda motor bahayakan keselamatan

BEKASI – Diperkirakan tujuh juta pemudik sepeda motor bakal melintasi jalur Kota Bekasi pada arus mudik 2013 ini. “Lihat sekarang pada H – 6 ratusan pemudik dengan tujuan Jawa Tengah dan Jawa Timur sudah banyak melintas sejak Kamis (1/8) malam,” ujar Kompol Arsal Sahban, Kasat Lantas Polresta Bekasi Kota.

Dia menyebutkan  prediksi dihitung dari peningkatan jumlah pemudik motor yang melintasi Bekasi setiap tahunya.

Pada tahun 2010 ada jumlah pemudik sepeda motor sebanyak 3,5 juta unit. Selanjutnya, jumlah meningkat pada 2012 menjadi sekitar 5 juta unit. “Jadi Tahun ini diperkirakan jumlahnya meningkat menjadi 6 hingga 7 juta unit sepanjang arus mudik Lebaran,” katanya.

Soal puncak arus mudik, kata dia, puncak arus mudik pada tahun ini diperkirakan berlangsung pada Sabtu (3/8) dan Minggu (4/8). “Sebab, waktunya bersamaan dengan akhir pekan dan dimulainya cuti bersama di intansi pemerintah,” katanya.

Sementara Polresta Bekasi Kabupaten belum bisa memprediksi jumlah pemudik yang melintasi wilayahnya. Namun, jumlah penumpang bisa terlihat pada H-2 Selasa (6/8) mendatang. “Belum bisa kita data,” ujar Kasubag Humas Polresta Bekasi Kabupaten AKP Bambang Wahyudi.

Menurut dia, jumlah pemudik dengan menggunakan kereta api, bus di Terminal Kali Jaya Cikarang Barat dan sepeda motor dari setiap tahun mengalami peningkatan. Pada tahun 2011 lalu tercatat sebanyak 130.848. “Jumlah dilihat dari pemudik tahun itu,” katanya.

Dengan rincian pemudik berangkat dari terminal Kalijaya pada tahun 2011 sebanyak 95.455, Sepeda motor 130848, dan Stasiun Cikarang sebanyak 55.715. Sedangkan tahun 2012 sebanyak 196872 dengan rincian terminal 101.854, stasiun 57.848, dan sepeda motor 196.872.

Sementara untuk jumlah kecelakaan saat berlangsung mudik setiap tahunya menurun. Hal itu bisa terlihat jelas ditahun 2011 sebanyak 24 kejadian dan 2012 sebanyak 16 kejadian. “Khusus kecelakan pemudik,menurun diwilayah Bekasi,” ungkapnya.

Sedangkan korban meninggal ditahun 2011 sebanyak 3 orang dan tahun 2012 sebanyak 2 orang. Sementara luka berat di tahun 2011 sebanyak 11 orang dan tahun 2012 sebanyak 18 orang. Dengan kerugian materi 2011 sebanyak 31 juta dan 2012 sebanyak 23 juta. (saban/d)