Friday, 20 September 2019

AS Monaco v Tottenham Hotspur, Menguji Taji Tim Kaya Baru

Sabtu, 3 Agustus 2013 — 11:23 WIB
latihan-AS-Monaco

MONACO (Pos Kota) – Setelah aktif di bursa transfer musim panas ini, klub kaya baru Ligue 1 Prancis, AS Monaco baru akan melakoni ujian sesungguhnya saat meladeni tamunya Tottenham Hotspur, Sabtu (3/8) malam nanti. Pelatih Monaco, Claudio Ranieri pun dihadapkan pada keputusan sulit untuk untuk menguji kemampuan timnya sebelum memulai komptisi baru musim 2013-2014 di Ligue 1 melawan tuan rumah Bordeaux, 10 Agustus 2013 mendatang.

Di sisi lain, laga nanti akan menjadi jawaban terhadap masa depan Gareth Bale yang kabarnya bakal segera bergabung dengan Real Madrid. Dengan kata lain, Bale hampir dipastikan bakal mendarat ke Santiago Bernabeu jika pelatih Andre Villas-Boas tak memainkannya setelah pulih dari cedera. Sebaliknya, Bale kemungkinan bisa bertahan jika gelandang sayap asal Wales tersebut tampil memperkuat Spurs.

Jika itu terjadi maka Villas-Boas akan mengharapkan kehadiran Roberto Soldado untuk menjalani debutnya bersama Spurs setelah hijrah dari Valencia. Penyerang Timnas Spanyol itu juga diharapkan bisa mencetak gol perdananya bersama Spurs. “Soldado yang baru saja resmi bergabung dan dia masih butuh waktu beradaptasi. Namun saya berharap ia bisa langsung bermain dan menampilkan performanya sesuai harapan kami,” kata Villas-Boas.

Sebaliknya, tekanan besar justru mengarah pada skuad Ranieri setelah mengeluarkan dana besar selama bursa transfer. Apalagi Monaco diharapkan bisa menjadi salah satu klub asal Prancis yang dapat bersaing di kompetisi Eropa musim 2013-2014 mendatang. Adalah Radamel Falcao yang bakal menjadi sorotan di lini depan Monaco. Maklum, label sebagai pemain termahal di bursa transfer hingga saat ini, jadi harapan buat para pendukung Monaco.

“Ini adalah laga pramusim dimana kami ingin melihat kemampuan kami yang sesungguhnya untuk dapat bersaing dengan tim-tim papan atas Eropa, seperti Barcelona, Bayern Muenchen, Real Madrid, dan Paris Saint-Germain. Tidak, saya tidak merasa tertekan dengan hal itu. Kami justru sudah tidak sabar untuk memulai musim kompetisi baru ini,” kilah Ranieri yang selama ini disebut-sebut sebagai pelatih spesialis runner-up. (junius)