Wednesday, 18 September 2019

Dari Pemudik Lewat Jalan Kalimalang

Pedagang Asesoris Motor Raup Rejeki

Selasa, 6 Agustus 2013 — 8:39 WIB
pedagang-asesoris-motor

JAKARTA (Pos Kota) – Ramainya pemudik bersepeda motor yang melintasi di ruas Jalan Raya Kalimalang, Jakarta Timur, menjadi berkah bagi penjual aksesoris pengendara motor. Sejak 4 hari belakangan, omset mereka meningkat hampir tiga kali lipat.

Fikri, salah satunya. Pedagang di Duren Sawit itu mengaku memperoleh penghasilan hingga Rp3 juta per hari. “Alhamdulillah, rezeki dari pemudik. Biasanya malah kurang dari Rp1 juta,” tutur pedagang yang masih berusia 15 tahun itu, Senin (5/8).

Ia pun mengaku ikut berjualan karena dimintai tolong oleh ayah dan ibunya yang menjajakan kelengkapan pengendara motor seperti helm, sarung tangan, masker, rompi, dan sebagainya. “Karena lagi ramai, lapak ini sekarang berjualan hingga tengah malam. Jadi saya bersama paman bantu menggantikan ayah dan ibu yang berjualan di siang hari,” akunya.

Rinal, 31, paman Fikri, mengatakan, barang dagangan yang paling banyak dibeli di musim mudik ini adalah masker dan sarung tangan. Karena itu, tokonya menambah stok barang yang mereka jual dengan harga sekitar Rp15 ribu hingga Rp25 ribu itu.

“Mungkin karena perjalanan mereka jauh, banyak debu, panas atau dingin. Jadi mereka sengaja membeli masker dan sarung tangan demi kenyamanan dan keamanan di jalan,” katanya.

HARGA TETAP

Edi, 30, pedagang lainnya, memaparkan, setiap hari ada puluhan pemudik yang datang ke lapak dagangannya. Meski enggan mengungkap nominal pendapatannya, pria Yogyakarta ini mengaku memperoleh peningkatan laba hingga 20 persen dibanding hari biasa.

Meski demikian, ia mengaku tidak menaikkan harga lantaran barang dagangannya memiliki harga pasaran yang sudah diketahui pembeli. “Harga barang-barang seperti ini kan pasaran. Jadi pembeli sudah tahu. Lagi pula di sepanjang Kalimalang ini penjual perlengkapan seperti saya kan banyak. Saya harus bersaing dari sergi harga, jadi enggak berani menaikkan harga sembarangan,” ucapnya.

Pemantauan Pos Kota, Senin (5/8), masih terlihat banyak pemudik bersepeda motor yang melintas di Jalan Raya Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur. Para pemudik itu umumnya membawa banyak bungkusan yang diikat di bagian samping atau belakang motornya. Tak sedikit pula yang memboncengi anak dan istrinya.

Luki, 30, pemudik bermotor yang ingin pulang ke Purwakarta, mengatakan jalan raya yang tembus ke Pantura ini memang biasa ia gunakan untuk mudik Lebaran. Ia pun mengaku sudah terbiasa mudik menggunakan sepeda motor untuk pulang ke kampung halamannya.

“Bagi saya Purwakarta itu kan enggak terlalu jauh, dan saya belum punya keluarga, jadi enaknya pulang kampung pake motor, lebih leluasa aja. Dan nanti kalau sudah sampai kampung motornya kan bisa dipakai untuk berkeliling juga,” ujarnya. (yulian/yp)

pedagang-asesoris-motorTEKS FOTO: Pedagang aksesoris sepeda motor di Jalan Raya Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur, sedang melayani konsumen, Senin (5/8). (yulian)