Monday, 24 September 2018

Pelukis Yarno Kembali Gelar Karya di BAJ

Sabtu, 10 Agustus 2013 — 17:33 WIB
Lukisan Yarno

JAKARTA (Pos Kota) – Setelah sukses dengan pameran tunggalnya bertema Ultimate City tahun lalu, Yarno kembali sukses pikat kolektor seni pada pameran tunggal Reborn yang diusung Galeri Apik di Bazaar Art Jakarta (BAJ) 2013, di Hotel Ritz Carlton, Jakarta.

“Yarno pernah mendapat penghargaan The Best Watercolor ISI Jogjakarta (1995) dan Minister of Tourism Award (1998) itu memiliki potensi untuk bisa mendunia,” kata Direktur Galeri Apik Rahmat di Jakarta, Sabtu.

Yarno Bersaing dengan seniman dari galeri lain di BAJ, tak mampu membendung keinginan kolektor benda seni untuk memiliki 1 dari 9 karya seniman kelahiran Pagar Alam, Sumatera Selatan itu.

”Waktu pameran tunggal Yarno tahun lalu, karya Yarno masih membutuhkan waktu 6 bulan sampai akhirnya tuntas terbeli kolektor seni. Tahun ini di 4 hari pelaksanaan BAJ, galeri kami berhasil menjual habis 9 karya Yarno. Luar biasa,” paparnya.

Menurutnya, sepanjang tour de artnya selama ini, tidak banyak seniman yang bisa melaju sedemikian pesat seperti Yarno. Wajar saja, kalau karya Yarno disambut hangat kolektor seni di London (Inggris), Seoul (Korea), Jepang, Australia, Singapura, dan Tiongkok.

“Yarno dinilai mampu menyamakan go Internasional, dengan karya seni hasil karya anak bangsa,” kata Rahmat.

Pesan apa sebenarnya yang mau disampaikan pelukis jebolan ISI Jogjakarta itu kepada pecinta seni? Lukisannya banyak dianggap pecinta seni unik karena objek gambar binatang yang ada pada karya lukis Yarno bukannya berada di tengah pepohonan hijau, tapi diantara pipa-pipa besi dan cerobong asap sebagai simbol industrialisasi. (Johara/d)

Teks Foto ; Karya lukisan Yarno di BAJ.