Tuesday, 25 September 2018

Komunitas Budaya se-Jabar Banten Unjuk Gigi

Rabu, 21 Agustus 2013 — 22:46 WIB
gendang pencak

SUKABUMI (Pos Kota) – Belasan komunitas budaya se Jabar-Banten unjuk gigi dalam gelaran tradisi di Lapang Merdeka, Kota Sukabumi.

Acara yang digagas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI ini rencananya  selama 4 hari mulai Rabu (21/8) hingga Sabtu (24/8).

Dirjen Kebudayaan, Kemendikbud RI, Kacung Marijan mengatakan acara ini bukan hanya melestarikan budaya, melainkan mengenalkan kepada generasi muda. Dengan begitu, kekayaan budaya tidak hilang ditelan kemajuan zaman.

Sedikitnya 15 komunitas kebudayaan yang ikut dalam acara ini. Di antaranya dari Jabar yakni Kasepuhan Ciptagelar dan Cipta Mulya (Kabupaten Sukabumi),  Rancakalong (Sumedang), Banceuy (Subang), Kampung Pulo dan Kampung Dukuh (Garut), Cikondang (Bandung), Kampung Naga (Tasikmalaya), Kampung Kuta (Ciamis), dan Lingkung Seni Mekar Budaya Sukabumi. Sedangkan dari Banten yaitu Baduy, Sinar Resmi, dan Cisungsang.

Untuk memperkuat kebudayaan, ujar Kacung, dilakukan melalui dua pendekatan yakni pendidikan formal dan informal. Dalam pendidikan formal misalnya dengan memasukkan muatan budaya dalam kurikulum 2013. Sedangkan pendekatan informal dengan melibatkan masyarakat sebagai basis kebudayaan.

Ketua Pelaksana Gelar Tradisi Budaya sekaligus Kasubdit Kepercayaan Komunitas Adat, Kemendikbud, Sri Guritno menambahkan, 15 komunitas adat yang hadir berasal dari delapan kabupaten dan satu kota di Jabar-Banten. Pemilihan Kota Sukabumi karena di daerah ini berada sejumlah komunitas adat seperti Sinar Resmi dan Ciptagelar.

Dalam kegiatan tersebut juga dikenalkan  tradisi dan pentas seni seperti lengser, calung, reog, debus, tarawangsa, gembyung, dogdog lojor, gendang pencak, dan jepeng. Momen ini juga diisi dengan acara bazar dan pameran berbagai hasil kerazinan dan produk khas komunitas budaya. (sule/d)