Saturday, 21 September 2019

Pasca Lebaran, Pedagang Serbu Pegadaian Untuk Pinjam Modal

Rabu, 21 Agustus 2013 — 8:29 WIB
gadaiaah218

KANTOR Pegadaian kembali menjadi andalan masyarakat untuk mendapatkan dana segar pasca Lebaran. Jumlah warga yang menggadaikan barangnya meningkat, umumnya membutuhkan uang untuk tambahan modal usaha.

“Modal dagang sebagian kepakai buat mudik, makanya mesti cari-cari tambahan,” kata Boy, pedagang bakso di Jalan Mampang Prapatan XI, Jakarta Selatan, Selasa (20/8).

Ia terpaksa menggadaikan perhiasan emas istrinya untuk jangka waktu peminjaman tiga bulan. “Mudah-mudan tiga bulan ke depan dagangan laris, jadi bisa segera nebus perhiasan istri.”

NAIK 100 PERSEN

Menurut Rizky, karyawan kantor Pegadaian Unit Mampang Prapatan, pasca Lebaran warga banyak menggadaikan barang terutama berupa perhiasan dan barang elektronik. Jumlah nasabah yang menggadaikan barang naik hingga 100 persen dibanding hari-hari biasanya. “Habis Lebaran banyak yang menggadaikan barangnya kembali.”

Rizky mengatakan, menggadaikan barang menjadi solusi paling cepat untuk mendapatkan dana segar. Karena untuk memperoleh uang, nasabah tidak perlu menunggu proses yang berbelit-belit hingga memakan waktu berhari-hari. “Cukup bawa barang yang akan digadai, lalu kami akan menaksir harganya. Hari itu juga bisa bawa pulang uang.”

TAKSIRAN HARGA

Untuk nilai pinjaman diatas Rp500 ribu, maka maksimal pinjaman bisa 92 persen dari nilai barang yang digadai. Nilai pinjaman di bawah Rp500 ribu, maksimal pinjaman bisa mencapai 95 persen dan di atas Rp20 juta, nilai pinjaman bisa mencapai 93 persen dari taksiran harga barang yang digadaikan.

Dikatakan Rizki meski Pegadaian menerima banyak barang untuk mendapatkan pinjaman, namun sebagian besar nasabah memilih menggadaikan emas dan barang elektronik seperti telepon seluler dan laptop.

Banyak pula nasabah yang menyerbu Pegadaian karena membutuhkan uang tunai untuk keperluan sekolah anak-anak. “Mungkin sudah mulai bayar bulanan atau ada yang belum melunasi uang pangkal masuk sekolah,” jelas Rizki. (inung/ak)