Thursday, 20 September 2018

BPKP Audit Kerugian Korupsi PNPM

Jumat, 23 Agustus 2013 — 18:37 WIB

SUKABUMI (Pos Kota) –  Besaran kerugian negara dalam dugaan kasus korupsi dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) di Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi  2011 sebesar Rp750 juta masih menunggu hasil penghitungan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP).  Alokasi dana PNPM tersebut mencapai Rp750 juta.

Dalam kasus tersebut, tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Cibadak telah menetapkan seorang tersangka berinisial KW sebagai Ketua Unit Pelaksana Kegiatan (UPK).

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Cibadak, Iwan Setiadi mengakui mengakui belum bisa menyebutkan nilai nominal kerugian negara dalam kasus PNPM Kecamatan Caringin. Pasalnya, besaran nominal kerugian masih dalam proses penghitungan BPKP.

Menurut Iwan, penyidik telah memanggil tersangka  KW sebanyak  tiga kali untuk dimintai keterangan. Namun, untuk ketiga kalinya tersangka mangkir dalam panggilan penyidik.

“Tanpa alasan apapun  tersangka tidak memenuhi panggilan penyidik. Dalam waktu dekat ini kami akan mendatangi langsung tersangka,” terang Iwan.

Wakil Direktur  Jaringan Intelektual Sukabumi (JIS), Bambang Rudianysah menyayangkan ketidakooperatifan tersangka. Bambang menilai, mangkirnya tersangka dalam memenuhi panggilan akan menghambat proses penyidikan.

“Kalau masih ngeyel sebaiknya kejaksaan bertindak cepat dengan melakukan pemanggilan paksa,” cetusnya. (sule/d)